Pangdam XXII/Tambun Bungai Dorong Siswa Sekolah Rakyat Gumas Serius Menata Masa Depan

Kabupaten Gunung Mas | Pada Selasa, Panglima Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengunjungi Sekolah Rakyat Kabupaten Gunung Mas. Sekolah tersebut berlokasi di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun. Kunjungan itu menjadi kesempatan bagi Pangdam untuk bertemu langsung dengan para siswa sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan. Kehadiran pimpinan daerah militer tersebut juga memberi perhatian pada upaya pemerintah menyediakan akses belajar bagi anak-anak di wilayah Gunung Mas.

Dalam pesannya, Zainul mendorong para siswa agar mengikuti kegiatan belajar dengan serius dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia. Sekolah Rakyat menyediakan pendidikan melalui sistem berasrama tanpa biaya, sehingga siswa dapat belajar dan tinggal di lingkungan sekolah. Menurutnya, fasilitas seperti ini perlu digunakan sebaik mungkin sebagai bekal untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dapat membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan dan tantangan pada masa mendatang.

Zainul menyampaikan bahwa keberadaan sekolah berasrama gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian Presiden Republik Indonesia terhadap pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dukungan itu dimaksudkan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk memperoleh kesempatan belajar. Karena itu, para siswa diharapkan menghargai fasilitas yang telah disediakan dengan menunjukkan kedisiplinan, ketekunan, serta komitmen dalam menjalani pendidikan sehari-hari.

Pesan tersebut menekankan bahwa kesempatan belajar perlu disertai usaha nyata dari setiap siswa. Dengan memanfaatkan pembelajaran, pendampingan, dan fasilitas yang ada, mereka dapat membangun dasar yang lebih kuat untuk merencanakan masa depan. Lingkungan berasrama juga memungkinkan siswa menjalani kegiatan pendidikan secara teratur, sekaligus belajar hidup bersama dan bertanggung jawab. Dorongan Pangdam diharapkan menguatkan motivasi siswa Sekolah Rakyat Gunung Mas untuk terus belajar, mengenali potensi diri, dan berupaya meraih cita-cita. Perhatian pemerintah melalui penyediaan sekolah gratis memberi peluang penting, tetapi kesungguhan siswa tetap diperlukan agar peluang tersebut dapat memberi manfaat bagi perkembangan mereka.

Zainul mengimbau para siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Gunung Mas agar tekun belajar dan memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya. Kesungguhan dalam mengikuti pelajaran, mengerjakan tugas, serta menjaga rasa ingin tahu dapat membantu mereka memahami beragam pengetahuan dan keterampilan. Proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kedisiplinan, pengalaman sehari-hari, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Kebiasaan positif yang dibangun sejak dini akan menjadi bekal penting saat siswa menghadapi berbagai pilihan dan tantangan di masa depan.

Pengetahuan yang diperoleh di sekolah, menurut Zainul, dapat membuka jalan bagi siswa untuk meraih cita-cita. Karena itu, mereka perlu terus mengembangkan diri, baik dalam bidang akademik maupun keterampilan lain yang diminati. Belajar secara konsisten membantu siswa mengenali cara terbaik untuk mencapai tujuan, sekaligus membentuk sikap tangguh ketika menghadapi kesulitan. Setiap kemajuan, sekecil apa pun, merupakan bagian dari proses menuju masa depan yang diharapkan. Dukungan guru, keluarga, dan lingkungan juga dapat menguatkan semangat mereka dalam menempuh proses tersebut.

Ia mengingatkan bahwa berbagai pekerjaan memiliki nilai dan kehormatan apabila dijalani secara profesional. Menjadi anggota TNI atau Polri, bekerja sebagai petani, maupun mengabdikan diri sebagai guru merupakan pilihan profesi yang sama-sama mulia. Setiap bidang memiliki peran bagi masyarakat dan membutuhkan tanggung jawab, kemampuan, serta komitmen. Oleh sebab itu, siswa tidak perlu mengukur keberhasilan hanya dari satu jenis pekerjaan atau menganggap profesi tertentu lebih penting daripada yang lain. Yang utama adalah menjalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat.

Zainul juga mendorong siswa untuk mengenali potensi dan bakat masing-masing sejak dini. Dengan memahami minat serta kemampuan diri, mereka dapat menentukan langkah pengembangan yang lebih sesuai, misalnya melalui latihan, membaca, atau mengikuti kegiatan sekolah. Siswa sebaiknya tidak memaksakan diri menekuni bidang yang tidak sejalan dengan bakatnya hanya karena mengikuti pilihan orang lain. Mengenali potensi bukan berarti membatasi cita-cita, melainkan membantu menyusun tujuan dan usaha secara realistis. Dengan belajar tekun dan terus mengasah kemampuan, setiap siswa memiliki kesempatan untuk menyiapkan masa depannya.

Pangdam XXII/Tambun Bungai mengingatkan para siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Gunung Mas agar tidak merasa rendah diri ataupun berkecil hati karena keadaan keluarga. Latar belakang, menurutnya, bukan penentu tunggal bagi perjalanan hidup seseorang. Tidak ada yang dapat memastikan sejak awal bagaimana masa depan seorang anak akan terbentuk. Karena itu, para siswa perlu memberi ruang bagi harapan dan tidak membatasi cita-cita hanya karena kondisi yang mereka hadapi sekarang. Setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih kehidupan yang lebih baik melalui langkah-langkah yang dijalani secara sungguh-sungguh.

Ia menekankan bahwa niat, kemauan, dan ketekunan merupakan bekal penting dalam menata masa depan. Ilmu yang dipelajari di sekolah dapat menjadi jalan untuk membuka lebih banyak kesempatan, termasuk membantu memperbaiki kehidupan keluarga. Pesan tersebut mengajak siswa memandang pendidikan bukan sekadar kewajiban, melainkan bekal yang dapat digunakan sepanjang hidup. Mereka diharapkan tekun mengikuti pelajaran, rajin membaca, serta berusaha memahami pengetahuan yang diberikan. Ketika menemui kesulitan, siswa perlu tetap berupaya dan tidak cepat menyerah. Dengan usaha yang konsisten, kemampuan mereka dapat berkembang dan cita-cita yang sebelumnya terasa jauh perlahan dapat didekati.

Pangdam juga mendorong siswa agar berani tampil di depan orang lain. Keberanian itu dapat dilatih melalui kesempatan berbicara, menyampaikan pendapat, atau mengikuti kegiatan di sekolah. Pengalaman sederhana tersebut menjadi persiapan untuk tampil di panggung yang lebih luas, bahkan pada tingkat nasional. Selain itu, siswa diminta mengikuti arahan guru, menghormati proses belajar, dan menjaga perilaku di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Sikap tersebut penting agar mereka dapat menjaga nama baik diri, keluarga, serta institusi tempat mereka belajar. Ia berharap para siswa kelak tumbuh menjadi pribadi yang mampu memimpin, berkontribusi, dan ikut membangun daerah. Dengan bekal pendidikan, disiplin, serta keyakinan terhadap kemampuan diri, mereka juga diharapkan dapat mengambil peran pada tingkat nasional dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.Wakil Kepala Sekolah Rakyat Gunung Mas, Fita Afri Nengsih, menyampaikan harapan agar kunjungan Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama rombongan menjadi awal bagi hubungan yang semakin erat. Menurutnya, silaturahmi dan sinergi pihak sekolah dengan Pangdam beserta jajaran diharapkan dapat terus terjalin, sehingga komunikasi dan kerja sama yang telah terbuka dapat dipelihara pada masa mendatang. Harapan tersebut disampaikan seiring perhatian yang diberikan kepada perkembangan sekolah dan para siswanya.

Bagi Sekolah Rakyat Gunung Mas, hubungan baik dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam mendukung lingkungan pendidikan yang semakin kuat. Sinergi yang berkelanjutan dapat membuka ruang untuk saling bertukar pandangan mengenai kebutuhan peserta didik serta perkembangan sekolah. Fita berharap jalinan silaturahmi itu tidak berhenti pada satu pertemuan, tetapi dapat menjadi landasan bagi komunikasi yang konsisten dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Gunung Mas.

Sekolah Rakyat Gunung Mas mulai beroperasi dan diresmikan oleh Bupati Jaya S. Monong pada 29 September 2025. Kehadiran sekolah ini menjadi bagian dari upaya menyediakan layanan pendidikan bagi anak-anak melalui jenjang yang beragam.

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Bersama Rakyat Menanam Pohon Demi Masa Depan Baik | Revit Sekolah Nganjuk Jadi Bola Panas: Potongan dan Kualitas Bangunan Disorot