Jakarta | PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan pengendali PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) yang dikenal sebagai Surge, menjual sebanyak 1.415.652.000 saham WIFI pada 19 Oktober 2026. Jumlah saham yang dilepas tersebut mendekati setengah dari total kepemilikan perusahaan sebelum transaksi. Dengan demikian, transaksi ini mencakup porsi besar dari saham WIFI yang sebelumnya dimiliki oleh Investasi Sukses Bersama, meskipun bukan keseluruhan kepemilikannya.
Angka pelepasan saham tercatat secara spesifik sebanyak 1,415 miliar lembar, atau lebih tepatnya 1.415.652.000 lembar. Jumlah tersebut menjadi pokok informasi transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pengendali Surge pada tanggal tersebut. Keterangan mengenai kepemilikan sebelum transaksi menunjukkan bahwa saham yang dijual hampir menyamai separuh dari keseluruhan saham WIFI dalam penguasaan Investasi Sukses Bersama sebelum penjualan berlangsung.
Transaksi ini dinyatakan sebagai divestasi oleh Investasi Sukses Bersama. Dalam konteks tersebut, perusahaan melepas sebagian besar dari jumlah saham yang dimilikinya, tetapi porsi yang dijual tetap berada di bawah separuh total kepemilikan sebelum transaksi. Perbandingan itu menggambarkan skala pelepasan saham tanpa mengubahnya menjadi keterangan mengenai jumlah kepemilikan yang tersisa, yang tidak disebutkan dalam informasi transaksi ini.
Dengan tanggal transaksi 19 Oktober 2026 dan jumlah 1.415.652.000 saham, pelepasan tersebut menandai divestasi dalam jumlah besar oleh pengendali WIFI. Keterangan yang tersedia menekankan bahwa saham yang dijual mendekati separuh dari kepemilikan Investasi Sukses Bersama sebelum transaksi. Informasi ini merangkum identitas pihak penjual, perusahaan tercatat yang sahamnya dilepas, jumlah saham, tanggal pelaksanaan, serta tujuan transaksi, yakni divestasi.
Transaksi divestasi saham PT Investasi Sukses Bersama bernilai sekitar Rp4,06 triliun. Saham tersebut dijual dengan harga Rp2.870 per lembar, sehingga nilai keseluruhan penjualan mencapai Rp4.062.921.240.000. Berdasarkan nilai total dan harga jual itu, jumlah saham yang dialihkan adalah 1.415.652.000 lembar. Dengan demikian, angka nilai transaksi mencerminkan hasil penghitungan jumlah saham dikalikan harga yang diterapkan pada setiap lembar.
Tanggal transaksi belum dicantumkan dalam informasi yang tersedia untuk bagian ini, sehingga tanggal spesifik tidak dapat dipastikan tanpa merujuk pada pengumuman atau dokumen keterbukaan resmi. Untuk pemberitaan yang akurat, tanggal tersebut sebaiknya diambil dari dokumen sumber, bukan diperkirakan dari tanggal publikasi berita. Pembedaan ini penting karena tanggal pelaksanaan transaksi dan tanggal pengumumannya dapat berbeda. Nilai, jumlah saham, serta harga jual di atas dapat disampaikan secara terpisah dari tanggal agar pembaca tetap memperoleh rincian pokok tanpa menimbulkan kesan bahwa informasi yang belum terverifikasi telah dipastikan.
Secara nominal, transaksi ini menunjukkan skala pelepasan kepemilikan yang besar oleh pihak penjual. Harga Rp2.870 menjadi dasar untuk menghitung nilai saham yang dialihkan, sementara total sekitar Rp4,06 triliun menggambarkan nilai bruto penjualan berdasarkan data tersebut. Angka ini tidak dengan sendirinya menjelaskan keuntungan bersih yang diterima penjual, sebab informasi mengenai harga perolehan saham, biaya transaksi, pajak, atau kewajiban terkait tidak tersedia di sini. Karena itu, nilai transaksi perlu dibedakan dari laba yang mungkin dibukukan maupun dana bersih setelah penyesuaian. Penyajian angka secara lengkap membantu pembaca memahami besaran aksi divestasi dan membandingkannya dengan perubahan porsi kepemilikan yang dilaporkan. Rincian tanggal resmi tetap perlu ditambahkan setelah dikonfirmasi melalui sumber perusahaan atau dokumen bursa yang relevan.
Perubahan kepemilikan PT Investasi Sukses Bersama (ISB) di PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menunjukkan besarnya pengurangan porsi saham pengendali setelah divestasi. Sebelum transaksi, ISB tercatat memiliki 2.889.087.404 saham WIFI, setara dengan 54,42 persen dari seluruh saham perseroan. Dengan kepemilikan di atas separuh, ISB sebelumnya memegang porsi mayoritas yang besar dalam struktur pemegang saham WIFI.
Setelah melepas sebagian saham, jumlah kepemilikan ISB turun menjadi 1.473.435.404 saham. Porsi tersebut setara dengan 27,756 persen. Perbandingan kedua posisi ini memperlihatkan bahwa kepemilikan ISB berkurang sebanyak 1.415.652.000 saham. Secara persentase, porsinya turun sekitar 26,664 poin persentase, dari 54,42 persen menjadi 27,756 persen. Angka persentase awal dan akhir disajikan sesuai data yang dilaporkan, sehingga perhitungan perubahan dapat sedikit dipengaruhi pembulatan.
Dengan demikian, setelah divestasi, jumlah saham yang masih dimiliki ISB tinggal sekitar separuh dari kepemilikan awalnya. Pengurangan lebih dari 1,4 miliar saham membuat posisinya berubah dari pemegang mayoritas menjadi pemegang saham dengan porsi di bawah 30 persen. Perubahan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai skala transaksi dibandingkan hanya melihat nilai divestasi sebesar Rp4,06 triliun.
Meski jumlah saham ISB menyusut secara signifikan, kepemilikan yang tersisa tetap mencapai 1,47 miliar saham. Porsi 27,756 persen itu menempatkan ISB sebagai pemegang saham dengan bagian yang berarti, tetapi tidak lagi mewakili mayoritas berdasarkan persentase yang tercatat. Perbandingan sebelum dan sesudah transaksi membantu investor memahami bahwa divestasi bukan pelepasan seluruh kepemilikan, melainkan pengurangan sebagian besar saham yang sebelumnya berada di tangan ISB. Selisih jumlah saham dan perubahan persentase tersebut menjadi indikator utama untuk membaca perubahan posisi kepemilikan dalam WIFI.
PT Investasi Sukses Bersama menyatakan tetap menjadi pengendali PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meskipun porsi kepemilikan sahamnya berkurang setelah transaksi divestasi. Keterangan tersebut disampaikan perusahaan melalui keterbukaan informasi, yang juga menjelaskan tujuan transaksi sebagai divestasi. Dengan demikian, pengurangan jumlah saham yang dimiliki dan status pengendali setelah transaksi merupakan dua informasi yang dinyatakan secara bersamaan dalam pengumuman tersebut.
Dalam keterbukaan informasi itu, transaksi dijelaskan sebagai pelepasan sebagian kepemilikan saham oleh PT Investasi Sukses Bersama. Perusahaan turut menyampaikan bahwa setelah divestasi dilakukan, pihaknya tetap mempertahankan pengendalian atas WIFI. Pernyataan ini memberikan gambaran mengenai posisi perusahaan setelah transaksi, tanpa mengubah keterangan bahwa jumlah saham yang dimiliki telah berkurang. Rincian mengenai tujuan transaksi dan status pengendali merujuk pada penjelasan perusahaan dalam dokumen keterbukaan informasi.
Keterangan tersebut penting dibaca sesuai dengan informasi yang disampaikan perusahaan: terdapat divestasi yang mengurangi porsi saham PT Investasi Sukses Bersama, sementara perusahaan menyebut tetap menjadi pengendali WIFI. Pernyataan mengenai status tersebut merupakan keterangan perusahaan setelah transaksi, bukan kesimpulan mengenai dampak lain yang mungkin timbul. Informasi yang tersedia dalam pengumuman itu menyebut tujuan transaksi sebagai divestasi serta memastikan bahwa pengendalian tetap berada pada PT Investasi Sukses Bersama. Karena itu, perubahan porsi saham dan status pengendali perlu dibedakan ketika mencermati isi keterbukaan informasi. Perusahaan tidak menyatakan dalam keterangan yang dirujuk bahwa divestasi tersebut mengakhiri pengendaliannya. Sebaliknya, pengumuman menyebut pengendalian tetap dipertahankan meskipun kepemilikan saham berkurang. Penjelasan tersebut menjadi dasar untuk memahami posisi PT Investasi Sukses Bersama setelah transaksi, tanpa menambahkan penilaian atau perkiraan di luar isi pengumuman.






