Ratusan Tanaman Gantikan Karangan Bunga dalam Peringatan HUT ke-26 Banten

Ratusan Tanaman Gantikan Karangan Bunga dalam Peringatan HUT ke-26 Banten

KOTA SERANG, BANTEN — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten tahun ini memiliki ciri khusus. Ratusan tanaman dikirim ke lingkungan Kantor Gubernur Banten yang berada di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Pengiriman tersebut dilakukan untuk menggantikan karangan bunga ucapan selamat yang biasanya menghiasi area perkantoran saat perayaan hari jadi daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi menyampaikan keterangan tersebut di Serang pada Senin. Ia menjelaskan bahwa tanaman menjadi pilihan untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi lingkungan. Kehadiran tanaman itu juga memperkuat pesan agar momentum ulang tahun provinsi tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi turut mendorong kepedulian terhadap penghijauan.

Ratusan tanaman yang dikirim terdiri atas berbagai jenis yang dapat ditempatkan dan dirawat di lingkungan kantor. Penataan tanaman di kawasan KP3B membuat suasana peringatan HUT Banten terlihat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika karangan bunga umumnya hanya bertahan selama rangkaian acara, tanaman dapat terus tumbuh dan dimanfaatkan sebagai bagian dari lanskap perkantoran.

Menurut penjelasan pemerintah daerah, penggantian karangan bunga dengan tanaman merupakan bagian dari upaya menghadirkan perayaan yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif ini sekaligus menjadi penanda tersendiri pada HUT ke-26 Provinsi Banten, karena ucapan selamat dari berbagai pihak diwujudkan dalam bentuk yang lebih fungsional. Tanaman-tanaman tersebut diharapkan dapat dirawat dengan baik sehingga tetap memberi manfaat setelah seluruh rangkaian peringatan selesai.

Pemerintah Provinsi Banten mengarahkan ucapan selamat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Provinsi Banten agar disampaikan dalam bentuk pohon atau bibit tanaman. Arahan tersebut menjadi pengganti karangan bunga yang selama ini kerap digunakan untuk menyampaikan ucapan pada berbagai kegiatan resmi. Dengan demikian, bentuk apresiasi dan ucapan selamat dapat diwujudkan melalui tanaman yang memiliki manfaat bagi lingkungan.

Kebijakan ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap program Indonesia Asri. Melalui pengalihan karangan bunga menjadi pohon atau bibit tanaman, ucapan yang diberikan dalam momentum peringatan daerah diarahkan untuk turut mendukung upaya memperluas penghijauan di wilayah Banten. Tanaman yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari penanaman dan pemeliharaan lingkungan di berbagai lokasi.

Penggunaan pohon atau bibit tanaman juga menegaskan dorongan agar kegiatan peringatan HUT ke-26 Banten memberikan dukungan terhadap lingkungan. Langkah tersebut tidak mengubah makna ucapan selamat, tetapi menghadirkannya dalam bentuk yang berkaitan dengan penghijauan. Pemerintah daerah mengajak pihak-pihak yang hendak menyampaikan ucapan untuk memilih tanaman sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi lingkungan di Provinsi Banten.

Deden Apriandhi menyampaikan harapan agar lingkungan Provinsi Banten menjadi lebih hijau dan asri. Pernyataan itu sejalan dengan arahan untuk mengganti karangan bunga dengan pohon atau bibit tanaman dalam penyampaian ucapan selamat. Melalui kebijakan tersebut, dukungan terhadap program Indonesia Asri dan upaya memperluas penghijauan di wilayah Banten dapat berjalan bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.

HUT ke-26 Banten mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”. Tema tersebut menjadi dasar dalam penyusunan rangkaian perayaan yang menekankan gerak bersama dan manfaat nyata. Perayaan tidak diarahkan pada kegiatan yang berlebihan, melainkan dirancang secara sederhana dengan melibatkan masyarakat luas. Pendekatan ini menunjukkan bahwa peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang untuk menghadirkan kegiatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

Sejumlah agenda disiapkan untuk menerjemahkan tema tersebut dalam bentuk kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah bazar murah, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan dengan menghadirkan kegiatan ekonomi bagi warga. Selain itu, terdapat pameran keuangan syariah sebagai agenda yang memperkenalkan informasi serta aktivitas di bidang keuangan syariah kepada masyarakat dalam suasana peringatan HUT ke-26 Banten.

Rangkaian kegiatan juga mencakup jalan sehat dan lomba lari. Kedua agenda tersebut melibatkan masyarakat dalam aktivitas bersama yang terbuka dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Kehadiran kegiatan olahraga dalam perayaan memperkuat semangat bergerak sebagaimana tercermin dalam tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”. Pelaksanaannya menjadi bagian dari upaya menjadikan peringatan hari jadi lebih partisipatif, dengan warga sebagai bagian penting dari rangkaian acara.

Selain kegiatan ekonomi, pameran, dan olahraga, perayaan turut diisi vaksinasi rabies. Agenda ini melengkapi rangkaian kegiatan yang berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan menggabungkan bazar murah, pameran keuangan syariah, jalan sehat, lomba lari, dan vaksinasi rabies, peringatan HUT ke-26 Banten dikemas secara sederhana, tidak berlebihan, serta tetap membuka ruang partisipasi publik. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bentuk penerapan tema melalui agenda yang melibatkan masyarakat secara luas.

Ratusan tanaman yang hadir dalam peringatan HUT ke-26 Banten menjadi bentuk partisipasi berbagai pihak dalam memeriahkan hari jadi provinsi tersebut. Pengiriman tanaman tidak hanya dilakukan oleh satu kelompok, tetapi melibatkan instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, serta badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Keterlibatan lintas lembaga ini menunjukkan bahwa perayaan ulang tahun daerah dapat diwujudkan melalui dukungan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan.

Tanaman yang dikirim memiliki jenis dan fungsi yang beragam. Sebagian berupa bibit pohon buah yang dapat dikembangkan untuk mendukung penghijauan sekaligus menyediakan potensi hasil bagi masyarakat pada masa mendatang. Selain itu, terdapat pohon berkayu keras yang dipilih sebagai tanaman peneduh. Ketika tumbuh besar, pepohonan tersebut diharapkan mampu mengurangi paparan panas, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan suasana yang lebih nyaman di sekitar kawasan perkantoran.

Berbagai tanaman hias juga menjadi bagian dari kontribusi tersebut. Tanaman ini memberikan nilai estetika dengan memperindah halaman, jalur pedestrian, dan area terbuka di lingkungan pusat pemerintahan. Penataan tanaman hias bersama pohon buah dan pohon peneduh membuat kawasan perkantoran tidak hanya tampak semarak saat perayaan, tetapi juga memiliki ruang hijau yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Seluruh tanaman itu ditempatkan di sejumlah titik kawasan perkantoran Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Pemerintah berharap penggantian karangan bunga dengan tanaman tidak berhenti sebagai kemeriahan sesaat dalam rangkaian HUT Banten. Perawatan dan pemeliharaan yang konsisten diharapkan memastikan tanaman dapat tumbuh dengan baik, memperkuat penghijauan, dan memberikan manfaat ekologis yang berkesinambungan bagi lingkungan pusat pemerintahan. Dengan demikian, partisipasi para pengirim meninggalkan dampak nyata yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.