Kota Manado | Partai Perindo menargetkan sekurang-kurangnya tiga kursi di DPRD Kota Manado pada Pemilu 2029. Sasaran tersebut menjadi arah yang ditetapkan partai untuk memperkuat kehadirannya di lembaga legislatif kota. Jumlah minimal tiga kursi dipandang penting karena ditujukan untuk memenuhi syarat pembentukan satu fraksi di DPRD Kota Manado.
Target itu menghubungkan perolehan kursi dengan dua tujuan yang dinyatakan partai: membentuk satu fraksi dan memperkuat keterwakilan di lembaga legislatif. Dengan sasaran tersebut, Perindo mengarahkan upayanya untuk memperoleh setidaknya tiga kursi dalam pemilihan mendatang. Angka itu merupakan batas minimal yang ingin dicapai, bukan sekadar penyebutan jumlah kursi tanpa kaitan dengan posisi partai di DPRD.
Pembentukan fraksi menjadi salah satu alasan utama di balik target tersebut. Sementara itu, penguatan keterwakilan berarti partai ingin memiliki kehadiran yang lebih kuat melalui wakil-wakilnya di DPRD Kota Manado. Kedua tujuan itu menunjukkan bahwa sasaran tiga kursi diposisikan sebagai pijakan bagi Perindo untuk mengambil bagian dalam lembaga legislatif dengan membentuk satu fraksi serta memperkuat representasinya.
Dalam konteks Pemilu 2029, target ini memberi gambaran mengenai hasil yang ingin diraih Perindo di tingkat kota. Fokusnya adalah memperoleh sekurang-kurangnya tiga kursi DPRD Kota Manado agar tujuan pembentukan satu fraksi dapat dipenuhi dan keterwakilan partai dapat diperkuat. Sasaran tersebut disampaikan sebagai target partai untuk pemilu mendatang; tidak ada dasar dalam keterangan ini untuk menyimpulkan tingkat peluang pencapaiannya atau menambahkan perkiraan hasil pemilihan.
Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Utara, Meyvo Rumengan, menilai target meraih tiga kursi DPRD Manado pada Pemilu 2029 memerlukan penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan. Target tersebut, menurut pandangannya, tidak cukup hanya disampaikan sebagai sasaran politik, tetapi perlu ditopang oleh keberadaan kepengurusan yang menjangkau wilayah secara memadai. Tingkat kecamatan menjadi bagian penting dari struktur yang perlu diperhatikan agar organisasi partai memiliki jangkauan yang lebih dekat dengan masyarakat di berbagai kawasan kota.
Penekanan pada penguatan sampai tingkat kecamatan menunjukkan bahwa pencapaian target kursi berkaitan dengan kesiapan organisasi di lapangan. Kepengurusan yang tertata dan dapat bergerak diperlukan untuk mendukung aktivitas partai di wilayahnya. Dalam konteks ini, pembenahan organisasi bukan sekadar urusan struktur administratif, melainkan juga menyangkut kemampuan kepengurusan menjalankan fungsi organisasi pada tingkat yang menjadi perhatian. Rumengan mengaitkan kebutuhan tersebut dengan target politik Perindo di Manado, sehingga konsolidasi organisasi menjadi unsur yang relevan dalam upaya mencapai sasaran pada pemilu mendatang.
Meski demikian, penjelasan mengenai kebutuhan penguatan organisasi tidak dengan sendirinya merinci bentuk program, tahapan, atau strategi khusus yang akan ditempuh. Karena itu, fokusnya dapat dipahami sebagai dorongan untuk menata dan menggerakkan kepengurusan hingga tingkat kecamatan, tanpa menyimpulkan adanya langkah tertentu yang belum disampaikan. Bagi Perindo Manado, keberadaan organisasi yang lebih kuat di tingkat tersebut menjadi landasan penting untuk mendukung target tiga kursi DPRD pada 2029. Pandangan ini menempatkan kerja organisasi sebagai bagian dari persiapan politik, sekaligus menegaskan pentingnya jangkauan kepengurusan dalam menopang ambisi partai di tingkat kota. Dengan demikian, target elektoral dan penguatan struktur dipandang saling berkaitan, sementara rincian pelaksanaannya tetap bergantung pada keterangan resmi partai berikutnya.
Target meraih tiga kursi DPRD pada Pemilu 2029 disampaikan Meyvo dalam konteks pelantikan pengurus 11 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Perindo se-Kota Manado, Jumat, 30 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi partai untuk menegaskan arah kerja organisasi sekaligus menyampaikan sasaran politik yang ingin dicapai di tingkat kota. Meyvo mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk menjadikan target itu sebagai perhatian bersama.
Dalam kesempatan tersebut, sasaran tiga kursi DPRD dipaparkan sebagai tujuan yang memerlukan kerja terencana dan keterlibatan seluruh jajaran. Para pengurus DPC memiliki peran penting dalam menjalankan kegiatan partai di wilayah masing-masing, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjaga koordinasi organisasi. Pesan itu menempatkan pelantikan bukan hanya sebagai pengesahan kepengurusan, tetapi juga sebagai awal tanggung jawab untuk mengupayakan target Pemilu 2029.
Ajakan kepada pengurus menjadi bagian dari penyampaian target tersebut. Meyvo mendorong jajaran DPC untuk bekerja bersama, memperkuat konsolidasi, dan menjalankan tugas organisasi secara konsisten. Upaya itu diharapkan dapat membantu Partai Perindo memperluas dukungan di Kota Manado. Dengan demikian, target tiga kursi tidak berhenti sebagai angka yang diumumkan, tetapi menjadi sasaran yang perlu diterjemahkan ke dalam kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan 11 DPC se-Kota Manado juga menandai terbentuknya jajaran kepengurusan yang akan menggerakkan kegiatan partai di wilayah kota. Penyampaian target dalam forum tersebut memberi arah bagi para pengurus dalam memulai tugasnya. Tantangan menuju Pemilu 2029 masih memerlukan persiapan dan kerja berkelanjutan, sehingga koordinasi antarjajaran menjadi penting. Melalui pelantikan itu, Meyvo menyampaikan harapan agar para pengurus dapat mengambil bagian aktif dalam upaya mencapai sasaran tiga kursi DPRD.
Meyvo mengajak seluruh pengurus Partai Perindo di Kota Manado untuk menjaga kekompakan dan membangun semangat saling mendukung. Menurutnya, upaya membesarkan partai tidak dapat hanya bertumpu pada satu orang atau satu kelompok, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran organisasi. Perbedaan pandangan, jika muncul, perlu disikapi secara terbuka dan diselesaikan dengan komunikasi yang baik agar tidak menghambat kerja bersama. Dengan kebersamaan, pengurus diharapkan mampu memperkuat organisasi dan menjalankan tanggung jawab masing-masing secara konsisten.
Ia juga menekankan pentingnya keaktifan pengurus dalam menjalankan organisasi, bukan sekadar tercatat dalam kepengurusan. Kehadiran, koordinasi, dan kesediaan bekerja bersama menjadi bagian dari upaya membangun partai yang dekat dengan warga. Meyvo mendorong pengurus untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program nyata melalui pelayanan. Seruan tersebut merupakan ajakan untuk bekerja dan melayani, bukan pernyataan bahwa program tertentu telah dilaksanakan. Dengan demikian, kegiatan partai diharapkan berangkat dari kepedulian terhadap persoalan warga serta memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Dalam pesannya, Meyvo mengaitkan kerja organisasi dengan tujuan yang lebih luas, yaitu mendukung kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup warga Manado. Ia mengajak pengurus menjadikan tujuan itu sebagai dorongan dalam menjalankan peran politik dan pelayanan kepada masyarakat. Penguatan partai, menurut arah seruannya, perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap kehidupan warga, sehingga kehadiran organisasi dapat dirasakan melalui sikap yang responsif dan kepedulian yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh jajaran menjadi energi baru untuk membangun Indonesia. Ajakan tersebut menempatkan kekompakan, dukungan antarpengurus, dan pelayanan sebagai landasan untuk berkontribusi bagi Manado sekaligus bagi kemajuan bangsa.






