BOGOR, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyapa Sugiono dalam sambutannya pada acara groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dan ekspor perdana baterai kendaraan listrik di Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda ketika Presiden menyampaikan sambutan di hadapan para peserta dan pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Prabowo memperkenalkan Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK yang baru dilantik. Penyebutan tersebut disampaikan secara langsung oleh Presiden ketika menyapa Sugiono dalam suasana acara yang berfokus pada pengembangan hilirisasi nikel serta pelaksanaan ekspor perdana baterai kendaraan listrik.
Prabowo kemudian bergurau mengenai masa jabatan baru yang sedang dijalani Sugiono. Presiden menyebut bahwa masa jabatan Sugiono sebagai Menko PMK masih berlangsung sekitar satu minggu. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan yang sama, saat Prabowo memberikan pengenalan terhadap pejabat yang baru menjalankan peran barunya tersebut.
Sapaan langsung kepada Sugiono menjadi salah satu momen dalam agenda di Maluku Utara itu. Selain menyampaikan pengenalan mengenai posisi baru Sugiono, Prabowo juga mengaitkan sapaan tersebut dengan masa awal tugasnya sebagai Menko PMK. Acara itu sendiri mencakup groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, sebagaimana agenda yang berlangsung pada Kamis tersebut.
Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menyelipkan candaan ketika menyinggung peran baru Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Ia menanyakan apakah Sugiono sudah mulai menyesuaikan diri dengan tanggung jawab serta lingkungan kerja barunya. Pertanyaan tersebut disampaikan dalam suasana ringan, sehingga tidak terdengar sebagai evaluasi resmi terhadap kinerja maupun kesiapan Sugiono dalam menjalankan tugas.
Prabowo juga menyinggung kondisi kantor baru yang kini digunakan Sugiono untuk menjalankan tugas sebagai Menko PMK. Rujukan mengenai kantor tersebut menjadi pengantar sebelum Prabowo melontarkan kelakar tentang kemungkinan Sugiono kembali menduduki posisi sebelumnya sebagai Menteri Luar Negeri. Ucapan itu disampaikan sebagai bagian dari gurauan dalam sambutan, bukan sebagai pernyataan mengenai rencana pergantian jabatan atau keinginan Sugiono untuk kembali ke kementerian sebelumnya.
Pokok percakapan tersebut berada pada cara Prabowo mencairkan suasana ketika membahas perpindahan tanggung jawab Sugiono. Dengan menanyakan penyesuaian di kementerian baru dan mengaitkannya dengan kondisi kantor, Prabowo membangun konteks sebelum menyampaikan candaan mengenai jabatan lama Sugiono. Pernyataan itu mempertahankan nada bercanda dan tidak menunjukkan adanya informasi bahwa Sugiono benar-benar hendak kembali menjadi Menteri Luar Negeri.
Sugiono sebelumnya dikenal menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri sebelum memperoleh tanggung jawab baru sebagai Menko PMK. Perubahan peran tersebut membuat penyesuaian terhadap bidang kerja, koordinasi, serta lingkungan kelembagaan menjadi bagian dari pembahasan dalam sambutan Prabowo. Namun, pertanyaan dan kelakar yang disampaikan tetap perlu dipahami sesuai konteksnya, yakni sebagai ungkapan ringan di hadapan hadirin, bukan sebagai penilaian pribadi ataupun kesimpulan politik mengenai posisi Sugiono.
Perubahan jabatan Sugiono dan Pratikno menjadi latar belakang faktual dari candaan Prabowo mengenai peran baru pejabat tersebut. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Sugiono diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dalam posisi itu, Sugiono menggantikan Pratikno, yang sebelumnya memegang jabatan Menko PMK. Pergantian tersebut menempatkan Sugiono pada tanggung jawab baru di bidang koordinasi pembangunan manusia dan kebudayaan.
Sehari setelah pengangkatan Sugiono, tepatnya pada Jumat, 2 Oktober 2026, Pratikno mendapat jabatan baru. Ia diangkat sebagai ketua merangkap anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Dengan demikian, rangkaian perubahan itu mencakup perpindahan Sugiono dari jabatan Menteri Luar Negeri ke Menko PMK, serta perpindahan Pratikno dari Menko PMK ke Dewan Pertimbangan Presiden.
Jabatan Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono kemudian diisi oleh Arrmanatha Nasir, yang dikenal dengan nama Tata. Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Arrmanatha Nasir menjabat sebagai wakil menteri luar negeri pada era Sugiono. Penunjukan tersebut melengkapi susunan perubahan jabatan yang berlangsung pada awal Oktober 2026.
Rangkaian pengangkatan itu menjadi konteks bagi pernyataan Prabowo yang disampaikan dengan nada bergurau tentang peran baru Sugiono sebagai Menko PMK. Informasi mengenai tanggal pengangkatan, pejabat yang digantikan, serta pengisian jabatan Menteri Luar Negeri menunjukkan urutan perubahan secara jelas. Sugiono kini menjalankan tugas sebagai Menko PMK, Pratikno bertugas sebagai ketua merangkap anggota Dewan Pertimbangan Presiden, sedangkan Arrmanatha Nasir alias Tata menempati posisi Menteri Luar Negeri.
Beberapa hari setelah pelantikan dan mulai menjalankan peran barunya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono melakukan kunjungan perdana ke lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026, di SDN 02 Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dalam kunjungan itu, Sugiono menyantap makan bergizi gratis bersama para siswa. Ia makan bersama murid-murid di lingkungan sekolah sebagai bagian dari rangkaian aktivitasnya pada kunjungan tersebut. Kehadiran Sugiono juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan pejabat yang baru menduduki posisi Menko PMK.
Selain mengikuti kegiatan makan bergizi gratis, Sugiono memberikan hadiah kepada siswa-siswi SDN 02 Cirimekar. Hadiah yang diserahkan berupa peralatan sekolah dan alat tulis. Pemberian tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan perdana Sugiono ke sekolah itu setelah pelantikannya sebagai Menko PMK.
Kunjungan ke SDN 02 Cirimekar, Cibinong, Bogor, menjadi salah satu aktivitas awal Sugiono setelah menempati jabatan barunya. Agenda tersebut diisi dengan kegiatan bersama para siswa, mulai dari menyantap makan bergizi gratis hingga penyerahan peralatan sekolah dan alat tulis. Seluruh kegiatan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.

