Polisi Dalami Video Drifting di Jalan Umum Pondok Indah

Polisi Amankan 19 Orang Usai Unjuk Rasa di Jakarta, Sita Petasan dan 12 Cat

Jakarta | Aksi sejumlah mobil yang melakukan drifting di jalan umum kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, menjadi perhatian kepolisian setelah beredar sebuah video yang merekam kegiatan tersebut. Dalam tayangan itu, beberapa kendaraan tampak melaju dan melakukan manuver secara bergantian di tengah jalan. Rekaman tersebut memperlihatkan aksi yang berlangsung di ruang lalu lintas umum, bukan di lintasan khusus yang disiapkan untuk kegiatan drifting.

Informasi mengenai kejadian ini masih merujuk pada video yang sedang ditelaah polisi. Karena itu, gambaran tentang peristiwa perlu disampaikan secara hati-hati dan terbatas pada apa yang terlihat dalam rekaman. Polisi mendalami video tersebut untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai aksi kendaraan, lokasi yang tampak, serta pihak-pihak yang mungkin terlibat. Belum ada kepastian dari sumber mengenai waktu aksi itu berlangsung, sehingga tanggal maupun jam kejadian tidak dapat disimpulkan dari informasi yang tersedia.

Drifting merupakan teknik mengendalikan kendaraan dengan membuat ban kehilangan daya cengkeram sehingga mobil bergerak menyamping dalam lintasan tertentu. Manuver semacam ini membutuhkan keterampilan dan kondisi yang terkontrol, sehingga pelaksanaannya di jalan umum dapat menimbulkan risiko bagi pengemudi, pengguna jalan lain, maupun warga di sekitar lokasi. Jalan raya juga digunakan oleh berbagai jenis kendaraan dan pejalan kaki, dengan situasi yang dapat berubah sewaktu-waktu. Berbeda dengan arena khusus, ruang publik tidak dirancang untuk menampung aksi bermanuver seperti itu.

Penelaahan rekaman menjadi langkah penting untuk memastikan konteks tayangan dan menentukan tindak lanjut yang sesuai. Hingga informasi mengenai video itu diperiksa lebih jauh, rincian seperti identitas pengemudi, jumlah pasti kendaraan, serta keadaan lalu lintas saat aksi berlangsung belum dapat dipastikan. Perhatian polisi terhadap rekaman tersebut menunjukkan bahwa dugaan aksi drifting di Pondok Indah sedang ditelusuri, bukan bahwa seluruh fakta mengenai kejadian telah terkonfirmasi. Keterangan lanjutan diharapkan dapat memperjelas apa yang terjadi tanpa bersandar pada dugaan semata.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengecek dan mendalami video yang memperlihatkan aksi drifting di jalan umum kawasan Pondok Indah. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peristiwa dalam rekaman tersebut. Polisi belum menyampaikan kesimpulan tentang kejadian itu, sehingga sejumlah unsur dalam video masih perlu diverifikasi sebelum keterangan lebih lanjut dapat diberikan kepada publik.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta pada Minggu, 8 November 2026. Ia menjelaskan bahwa petugas akan memastikan lokasi dan waktu kejadian. Kedua hal itu menjadi bagian awal dari pendalaman agar polisi dapat mencocokkan rekaman dengan situasi di lapangan serta menentukan kapan dan di mana aksi yang terekam berlangsung.

Selain lokasi dan waktu, polisi juga akan memeriksa kendaraan yang terlihat dalam video. Identitas kendaraan belum dipastikan dan masih menjadi salah satu aspek yang akan ditelusuri. Petugas perlu menelaah rekaman serta informasi pendukung yang tersedia sebelum dapat menyimpulkan kendaraan apa yang digunakan. Dengan demikian, keterangan yang beredar belum dapat diperlakukan sebagai hasil identifikasi resmi dari kepolisian.

Penelusuran juga mencakup pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Polisi akan mengumpulkan dan mencocokkan informasi yang relevan untuk mengetahui siapa saja yang berkaitan dengan aksi dalam video. Pendalaman ini penting agar penanganan didasarkan pada fakta yang terverifikasi, bukan semata-mata pada potongan rekaman atau dugaan yang muncul di media sosial. Ditlantas Polda Metro Jaya belum merinci hasil pemeriksaan, termasuk apakah pihak tertentu telah dimintai keterangan. Hingga proses pengecekan selesai, detail tentang pelaku, kendaraan, serta kronologi kejadian masih menunggu konfirmasi. Masyarakat diharapkan merujuk pada informasi resmi kepolisian dan tidak menarik kesimpulan lebih awal mengenai identitas atau peran pihak yang terlihat dalam rekaman tersebut. Langkah penyelidikan berikutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan lokasi, waktu, kendaraan, dan keterangan pihak terkait.

Adiel menegaskan bahwa jalan umum tidak diperuntukkan bagi aksi drifting. Ruas jalan tersebut digunakan bersama oleh berbagai pengguna, mulai dari pengendara sepeda motor dan mobil hingga pejalan kaki di area sekitarnya. Karena itu, manuver kendaraan yang dilakukan untuk menunjukkan keterampilan atau hiburan tidak semestinya berlangsung di ruang lalu lintas terbuka. Jalan umum memiliki fungsi sebagai sarana mobilitas, bukan arena untuk kegiatan yang mengubah pola berkendara normal dan berpotensi mengganggu keselamatan orang lain.

Drifting maupun bentuk berkendara lain yang membahayakan dapat menimbulkan risiko, terutama ketika kendaraan kehilangan kendali, melintasi jalur pengguna lain, atau memaksa pengendara di sekitarnya melakukan pengereman dan menghindar secara mendadak. Risiko itu tidak hanya mengenai orang yang melakukan aksi, tetapi juga pengguna jalan yang tidak terlibat dan mungkin tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, penggunaan kendaraan di jalan perlu mempertimbangkan keselamatan bersama serta mematuhi aturan yang berlaku. Kegiatan otomotif yang memerlukan ruang khusus sebaiknya dilakukan di tempat yang memang disiapkan dan dengan pengamanan yang sesuai.

Adiel juga menyampaikan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti temuan melalui pemeriksaan. Apabila dari pemeriksaan tersebut ditemukan pelanggaran lalu lintas, penindakan akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pernyataan itu tidak serta-merta berarti bahwa pelanggaran telah dipastikan atau sanksi tertentu sudah dijatuhkan; keputusan bergantung pada hasil pemeriksaan dan fakta yang diperoleh. Dengan demikian, penanganan tetap mengacu pada prosedur serta ketentuan hukum yang relevan. Sikap tersebut menegaskan bahwa keselamatan publik menjadi pertimbangan penting, sementara penilaian terhadap dugaan dalam video perlu menunggu proses pemeriksaan pihak berwenang.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya komunitas otomotif, agar menyalurkan hobi dan kemampuan berkendara di tempat yang memang diperuntukkan bagi kegiatan tersebut. Imbauan ini penting agar kegiatan yang membutuhkan keterampilan khusus dapat dilakukan dalam lingkungan yang sesuai, bukan di jalan umum yang digunakan bersama oleh beragam pengguna jalan. Dengan memilih tempat yang tepat, pengendara dapat menjalankan aktivitas otomotif tanpa menjadikan lalu lintas sehari-hari sebagai ruang untuk melakukan manuver berisiko.

Kemampuan mengendalikan kendaraan dan minat terhadap dunia otomotif dapat disalurkan melalui kegiatan yang memperhatikan keselamatan serta kondisi tempat pelaksanaannya. Jalan umum memiliki fungsi untuk mendukung perjalanan masyarakat, sehingga setiap penggunanya perlu menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, polisi meminta para pengendara mempertimbangkan dampak dari setiap aktivitas berkendara, terutama ketika kegiatan tersebut melibatkan manuver yang tidak lazim dilakukan dalam perjalanan biasa.

Komunitas otomotif juga diharapkan menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama saat berkegiatan. Menyalurkan hobi di tempat yang sesuai merupakan bentuk tanggung jawab terhadap sesama pengguna jalan sekaligus cara untuk menjaga agar keterampilan berkendara tidak menimbulkan risiko di ruang publik. Adiel menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Pesan tersebut mengingatkan bahwa jalan umum digunakan oleh banyak orang dengan kebutuhan dan tujuan perjalanan yang berbeda, sehingga setiap pengendara perlu mengutamakan kehati-hatian, menaati aturan, dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu atau membahayakan pengguna lainnya.

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Pelecehan terhadap Influencer Sashfir di Toilet Restoran Senopati | Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Tiga Siswi terhadap Pelajar SMP di Tangerang

15 kunjungan