Jakarta | Marselino Ferdinan masih menjalani pemulihan cedera di Spanyol dan belum bergabung dengan Persija Jakarta hingga tim itu bersiap menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 7 November 2026. Situasi ini membuat gelandang Timnas Indonesia tersebut belum tersedia bersama skuad Persija menjelang laga penting di hadapan pendukungnya sendiri. Meski demikian, informasi yang ada belum menyebutkan kapan ia akan kembali ke Indonesia atau mulai berlatih bersama klub barunya.
Persija memperkenalkan Marselino sebagai pemain pada 23 September 2026. Sejak pengumuman tersebut, perkembangan kondisi fisiknya menjadi perhatian klub dan publik sepak bola, terutama karena ia belum bergabung langsung dengan tim di Jakarta. Pemain yang dikenal memiliki kemampuan mengolah bola dan berperan di lini tengah itu masih menjalani proses pemulihan di Spanyol. Karena itu, kehadirannya di Persija untuk sementara masih menunggu perkembangan kondisinya, bukan sekadar urusan administrasi setelah resmi diperkenalkan.
Kabar mengenai pemulihan Marselino turut menarik perhatian karena penjelasan tentang kondisinya disampaikan dengan sudut pandang berbeda oleh Shin Tae-yong dan Rizky Ridho. Perbedaan kabar tersebut menambah perhatian terhadap proses pemulihan sang pemain, tetapi tidak dengan sendirinya memastikan waktu kepulangannya ataupun kesiapan untuk bertanding. Hingga Persija menghadapi Persebaya pada 7 November, Marselino masih belum bergabung dengan skuad. Klub dan pendukung tentu berharap proses pemulihan berjalan baik, namun belum ada tanggal pasti yang dapat dijadikan patokan untuk menilai kapan ia akan kembali berlatih atau tampil. Untuk saat ini, statusnya tetap menjalani pemulihan di Spanyol, sementara Persija melanjutkan persiapan pertandingan tanpa dirinya.
Cedera yang dialami Marselino Ferdinan bermula ketika ia mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali pada akhir Juli 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan skuad menjelang Piala AFF 2026, sehingga kabar mengenai kondisi pemain muda itu menjadi perhatian. Marselino mengalami masalah pada lututnya saat menjalani rangkaian latihan. Cedera itu kemudian membuatnya tidak dapat melanjutkan persiapan bersama tim seperti yang direncanakan. Bagi pemain yang tengah berupaya menjaga tempatnya di skuad nasional, situasi tersebut berarti ia harus mengalihkan fokus dari latihan dan pertandingan ke penanganan medis serta pemulihan.
Setelah menjalani pemeriksaan, Marselino menjalani operasi lutut pada 12 Agustus 2026 di Rumah Sakit San Juan de Dios, Sevilla, Spanyol. Prosedur itu menjadi tahap penting dalam penanganan cederanya, tetapi operasi bukan akhir dari proses yang harus dilalui. Ia perlu menjalani rehabilitasi untuk membantu memulihkan kondisi dan fungsi lutut secara bertahap. Sejak itu, perhatian utamanya tertuju pada pemulihan, dengan sasaran kembali bermain ketika kondisinya memungkinkan. Jadwal kembali ke lapangan tidak dapat ditentukan hanya dari berlalunya waktu; perkembangan fisik dan respons tubuh selama rehabilitasi turut menjadi pertimbangan.
Proses pemulihan pemain sepak bola dari cedera lutut umumnya memerlukan kesabaran dan pemantauan berkelanjutan. Latihan rehabilitasi dilakukan secara bertahap, agar beban yang diberikan sesuai dengan kondisi tubuh dan tidak menghambat pemulihan. Bagi Marselino, tahap ini menjadi bagian penting setelah operasi di Sevilla. Ia harus membangun kembali kesiapan fisik sebelum dapat menjalani latihan sepak bola dengan intensitas penuh. Karena itu, kabar mengenai kemajuannya perlu dibaca sebagai perkembangan dalam proses, bukan kepastian bahwa ia segera kembali tampil. Pemulihan yang terukur juga penting untuk mendukung kembalinya pemain ke kompetisi dengan kondisi yang lebih siap.
Pada awal Oktober 2026, Shin Tae-yong menyampaikan bahwa kondisi fisik Marselino terus menunjukkan perkembangan positif. Pernyataan itu memberi gambaran bahwa proses rehabilitasi berjalan dengan kemajuan, meski pemain tersebut masih harus memusatkan perhatian pada pemulihan. Perkembangan positif tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi Marselino dan pendukung Timnas Indonesia, terutama menjelang agenda kompetisi. Namun, penilaian akhir tetap bergantung pada kondisi lutut dan kesiapan fisiknya. Latar cedera, operasi, dan rehabilitasi di Spanyol menjadi dasar untuk memahami mengapa setiap pembaruan mengenai pemulihan Marselino perlu disampaikan secara hati-hati.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa hingga saat ini ia belum menerima kabar terbaru secara khusus mengenai kondisi Marselino. Informasi yang diketahuinya masih sebatas bahwa pemain tersebut sedang menjalani program rehabilitasi di Spanyol. Karena belum memperoleh pembaruan langsung, Shin tidak menyampaikan perkembangan terperinci tentang tahapan pemulihan maupun kondisi terkini Marselino. Keterangan itu menggambarkan batas informasi yang diterima sang pelatih, bukan penilaian atas kemajuan rehabilitasi sang pemain.
Dalam keterangannya, Shin juga menyebut belum ada kontak langsung lebih lanjut dari Marselino kepadanya. Dengan demikian, ia belum mendapatkan penjelasan pribadi dari pemain tersebut mengenai proses yang sedang dijalani. Shin tidak menyatakan adanya komunikasi khusus yang membahas jadwal pemulihan, rencana kembali berlatih, atau kemungkinan kembali bermain. Ia hanya mengutarakan bahwa belum menerima kabar langsung dan mengetahui Marselino masih fokus menjalani rehabilitasi di Spanyol.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran mengenai situasi komunikasi Shin dan Marselino saat ini. Informasi mengenai rehabilitasi yang berada di Spanyol diketahui Shin, tetapi belum disertai pembaruan langsung dari Marselino kepadanya. Karena itu, keterangannya perlu dipahami sesuai batas yang disampaikan: belum ada informasi terbaru secara khusus yang diterima dan belum ada kontak langsung lebih lanjut dari sang pemain. Shin tidak menjelaskan alasan di balik belum terjalinnya komunikasi tersebut, sehingga tidak ada dasar untuk menyimpulkan penyebabnya.
Di tengah perhatian terhadap kondisi Marselino, keterangan Shin menegaskan bahwa informasi yang ia miliki masih terbatas pada program rehabilitasi di Spanyol. Pelatih itu belum menyampaikan kabar baru dari percakapan pribadi dengan pemain, ataupun detail tambahan tentang perkembangan pemulihannya. Sampai ada komunikasi atau pembaruan berikutnya, penjelasan Shin tetap merujuk pada keadaan tersebut. Ia tidak memberikan keterangan lain yang dapat memastikan waktu pemulihan selesai atau kapan Marselino akan kembali menjalani aktivitas sepak bola. Dengan demikian, publik memperoleh gambaran bahwa rehabilitasi masih berlangsung, sementara komunikasi langsung keduanya belum berlanjut dengan informasi baru.
Di tengah kabar mengenai proses pemulihan Marselino Ferdinan, Rizky Ridho menyampaikan perkembangan yang cukup positif berdasarkan komunikasi pribadi mereka. Kapten Persija Jakarta itu mengatakan bahwa dirinya masih rutin bertukar pesan dengan Marselino melalui pesan langsung atau direct message (DM). Komunikasi tersebut membuat Ridho dapat mengetahui kabar terbaru rekannya, meski ia tidak merinci secara lengkap tahapan pemulihan yang sedang dijalani.
Ridho juga menanggapi perbedaan informasi mengenai pihak yang menerima kabar langsung dari Marselino dengan nada bercanda. Menurutnya, Marselino justru lebih sering menghubunginya secara pribadi, bukan menyampaikan perkembangan itu langsung kepada Shin Tae-yong. Ucapan tersebut disampaikan sebagai selingan dalam pembicaraan, bukan sebagai penegasan bahwa informasi dari satu pihak bertentangan dengan pihak lain. Keterangan Ridho memberi sudut pandang tambahan mengenai kondisi Marselino, yang selama ini menjadi perhatian karena ia masih menjalani pemulihan.
Dari pesan-pesan yang diterimanya, Ridho menilai kondisi Marselino berangsur membaik. Ia menyebut pemain tersebut sudah mulai berlatih di lapangan, sebuah perkembangan yang menunjukkan adanya kemajuan dalam proses pemulihan. Namun, latihan di lapangan belum dengan sendirinya memastikan bahwa Marselino telah siap kembali bermain dalam pertandingan. Ridho juga tidak menyampaikan detail tentang intensitas latihan, program medis, atau tahapan berikutnya yang harus dijalani. Karena itu, perkembangan tersebut lebih tepat dipahami sebagai kabar positif, bukan kepastian mengenai waktu kepulangan.
Ridho berharap Marselino dapat segera pulih dan kembali bergabung bersama rekan-rekannya.
Baca juga: Hunian Ruang Kantor SCBD Mencapai 87 Persen di Tengah Pemulihan Pasar Jakarta
11 kunjungan

