Iben Ma dan Natasha Abigeyl Menikah Usai 12 Tahun Bersama

Iben Ma dan Natasha Abigeyl Menikah Usai 12 Tahun Bersama

Jakarta | Kreator konten Iben Ma dan Natasha Abigeyl resmi menjadi pasangan suami istri pada 24 Oktober 2026. Pemberkatan pernikahan atau holy matrimony keduanya berlangsung di GKI Pondok Indah, Jakarta Selatan. Momen tersebut menandai perubahan penting dalam hubungan yang telah mereka jalani selama 12 tahun.

Dengan pemberkatan itu, perjalanan panjang Iben dan Natasha sebagai pasangan kini memasuki babak baru sebagai suami istri. Kabar pernikahan mereka menjadi perhatian karena hubungan keduanya telah berlangsung lebih dari satu dekade sebelum akhirnya diresmikan melalui pernikahan. Tanggal 24 Oktober 2026 pun menjadi hari yang menandai penyatuan mereka secara resmi.

GKI Pondok Indah, yang berada di kawasan Jakarta Selatan, menjadi tempat berlangsungnya holy matrimony tersebut. Informasi mengenai pernikahan ini mencakup waktu dan lokasi pemberkatan, serta lamanya hubungan mereka sebelum menikah. Tidak ada rincian lain mengenai rangkaian acara yang perlu disimpulkan dari keterangan tersebut.

Hubungan selama 12 tahun memberi konteks pada kabar pernikahan Iben Ma dan Natasha Abigeyl. Selama kurun waktu itu, mereka menjalani kehidupan sebagai pasangan sebelum akhirnya mengambil langkah untuk membangun rumah tangga. Kini, keduanya tercatat resmi sebagai pasangan suami istri setelah pemberkatan pada 24 Oktober 2026.

Berita ini merangkum inti peristiwa yang diketahui: Iben Ma dan Natasha Abigeyl menikah setelah bersama selama 12 tahun, dengan pemberkatan di GKI Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pernikahan tersebut mengakhiri masa hubungan mereka sebagai pasangan yang belum menikah dan mengawali status baru dalam kehidupan bersama. Bagi pengikut mereka, kabar ini juga menandai perkembangan penting dalam kisah pasangan kreator konten tersebut. Meski perjalanan panjang mereka menjadi bagian utama dari kabar pernikahan, informasi yang tersedia tetap berpusat pada tanggal, lokasi, dan lamanya hubungan. Dengan demikian, peristiwa yang telah dikonfirmasi adalah bahwa keduanya resmi menikah pada 24 Oktober 2026, setelah menjalani hubungan selama 12 tahun, melalui pemberkatan di Jakarta Selatan.

Iben Ma dan Natasha Abigeyl membagikan momen pernikahan mereka melalui media sosial setelah menjalani hubungan selama 12 tahun. Unggahan tersebut memperlihatkan bahwa keduanya telah resmi menikah dan menjadi perhatian para pengikut mereka. Sejumlah warganet menyampaikan ucapan selamat serta doa melalui kolom komentar. Respons itu menunjukkan bahwa kabar bahagia pasangan ini disambut hangat oleh orang-orang yang mengikuti perjalanan mereka. Bagi Iben dan Natasha, unggahan tersebut juga menjadi cara untuk mengabarkan perubahan penting dalam hubungan mereka kepada publik.

Salah satu pesan Iben untuk Natasha turut menjadi sorotan. Ia menulis, “Cincin emas ini untuk selamanya. Aku akan mencintaimu dalam waktu kelimpahan maupun kekurangan.” Kalimat tersebut menggambarkan komitmen yang ia nyatakan kepada sang istri: memberikan cinta yang berkelanjutan dalam keadaan berkecukupan maupun ketika menghadapi kekurangan. Pesan itu merujuk pada tekad untuk tetap mencintai Natasha dalam berbagai keadaan, sebagaimana tertulis dalam unggahannya. Maknanya dapat dipahami sebatas pernyataan komitmen tersebut, tanpa perlu menambahkan tafsir lain mengenai kehidupan rumah tangga mereka.

Iben juga menyertakan tulisan, “Nunggu 12 tahun buat bikin trend ini,” yang merujuk pada lamanya hubungan mereka sebelum akhirnya menikah. Ungkapan itu menghubungkan momen pernikahan dengan perjalanan bersama selama 12 tahun, sekaligus memberi konteks pada unggahan yang dibagikan. Rentang waktu tersebut menjadi bagian penting dari kabar yang mereka sampaikan kepada warganet. Dengan membagikan foto dan pesan itu, Iben dan Natasha menunjukkan momen pernikahan mereka sekaligus menandai bahwa hubungan panjang mereka kini memasuki tahap baru. Ucapan selamat dari warganet melengkapi unggahan tersebut, sementara pesan Iben menyampaikan komitmennya kepada Natasha dengan kata-kata yang sederhana dan langsung.

Pada 10 September 2025, Iben Ma melamar Natasha Abigeyl di Lake Hayes, Queenstown, Selandia Baru. Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen penting sebelum keduanya menikah pada Oktober 2026. Lake Hayes memiliki arti khusus dalam kisah lamaran ini karena termasuk salah satu lokasi impian Natasha. Dengan memilih tempat yang diidamkan Natasha, Iben menjadikan momen tersebut terasa personal bagi mereka berdua. Tanggal dan lokasi itu memberi gambaran tentang latar lamaran tanpa perlu menambahkan rincian lain yang tidak diketahui. Perhatian dapat tertuju pada arti Lake Hayes bagi Natasha dan pada keputusan Iben untuk melamarnya di sana.

Bagi Natasha, Lake Hayes bukan sekadar tempat yang berada di Queenstown, melainkan salah satu lokasi yang ingin ia kunjungi. Karena itu, lamaran di sana terasa spesial bagi keduanya. Tempat yang memiliki hubungan dengan impian Natasha menjadi bagian dari momen tersebut, sementara tanggal 10 September 2025 menandai berlangsungnya lamaran. Informasi ini menempatkan lokasi dan keinginan Natasha sebagai unsur utama dalam kilas balik tersebut. Tanpa menguraikan hal-hal yang tidak tercatat, momen itu dapat dipahami melalui pilihan tempat yang bermakna dan kesempatan bagi Iben untuk menyampaikan lamarannya di Selandia Baru.

Lamaran di Lake Hayes berlangsung lebih dari setahun sebelum pernikahan mereka yang dijadwalkan pada Oktober 2026. Rentang waktu kedua peristiwa itu menghubungkan momen lamaran dengan hari pernikahan, tanpa perlu menarik kesimpulan mengenai perjalanan hubungan mereka. Kilas balik ini berpusat pada dua informasi: Iben melamar Natasha pada 10 September 2025 di Queenstown, dan lokasi tersebut merupakan salah satu tempat impian Natasha. Makna personal itu membuat Lake Hayes menjadi latar yang istimewa bagi keduanya. Setelah lamaran tersebut, kisah yang diketahui berlanjut menuju pernikahan mereka pada Oktober 2026, sebagaimana tercantum dalam informasi yang tersedia.

Di tengah kebahagiaan setelah menikah dengan Natasha Abigeyl, Iben menerima kejutan istimewa dari orang-orang yang bekerja bersamanya di Sambal Bakar Indonesia. Tim tersebut memberikan sebuah mobil sebagai hadiah pernikahan. Pemberian itu menjadi bentuk perhatian dari rekan-rekan kerja yang selama ini berbagi aktivitas dan membangun usaha bersama Iben. Bukan sekadar hadiah, kejutan tersebut juga memperlihatkan eratnya hubungan Iben dengan timnya di lingkungan kerja.

Iben mengaku tidak menyangka akan menerima hadiah tersebut. Melalui media sosial, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Sambal Bakar Indonesia sekaligus mengungkapkan keterkejutannya. Ungkapan itu menggambarkan betapa spontan dan tidak terduganya momen tersebut bagi dirinya. Iben juga menyebut pemberian mobil itu sebagai kado pernikahan yang sangat berkesan. Perhatian dari timnya menjadi bagian tersendiri dari rangkaian perayaan pernikahan yang dijalani bersama Natasha.

Kejutan tersebut kemudian menarik perhatian karena memperlihatkan sisi personal dari hubungan Iben dengan orang-orang di balik Sambal Bakar Indonesia. Dalam membagikan kabar itu, ia tidak hanya menunjukkan hadiah yang diterima, tetapi juga menyampaikan apresiasi kepada para anggota tim yang telah menyiapkannya. Respons Iben yang terkejut dan penuh rasa terima kasih menjadi inti dari momen tersebut, tanpa mengurangi arti perhatian yang diberikan. Bagi Iben, kado itu memiliki nilai emosional karena datang dari rekan-rekan yang bekerja bersamanya, sekaligus menjadi kenangan manis setelah pernikahan. Iben dikenal sebagai kreator konten sekaligus pengusaha kuliner, sedangkan Natasha dikenal sebagai kreator konten yang membagikan aktivitas seputar fesyen dan kecantikan.

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Bersama Rakyat Menanam Pohon Demi Masa Depan Baik | HUT TNI Ke-81 Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya : TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat | Meriahkan HUT ke- 81 TNI, Kodim Bojonegoro bersama ORADO Gelar Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI