Persija dan FC Bekasi City Menutup Pekan Pertama Liga Putri dengan Hasil Imbang

Persija dan FC Bekasi City Menutup Pekan Pertama Liga Putri dengan Hasil Imbang

Jakarta | Laga terakhir pekan pertama Indonesia Women’s League 2026/27 mempertemukan Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim mencetak gol melalui situasi bola mati pada babak pertama. Hasil tersebut membuat masing-masing kubu menutup pertandingan pembuka dengan satu poin. Sejak awal, kedua tim berupaya membangun serangan dan mencari celah di lini pertahanan lawan, sementara momen penting mulai hadir sebelum pertandingan berjalan setengah jam.

FC Bekasi City sempat merayakan gol pada menit ke-19 melalui Sofia Grace Iaderosa. Namun, gol itu tidak disahkan karena ia berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0 dan Persija memperoleh kesempatan untuk mengatur kembali pertahanan. Sepuluh menit kemudian, FC Bekasi City mendapatkan hadiah penalti. Nao Tsukamato maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya pada menit ke-29, membawa timnya unggul 1-0. Penalti itu menjadi gol pembuka yang sah dalam pertandingan sekaligus memberi FC Bekasi City keunggulan di tengah babak pertama.

Persija tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-39, Saki Nishihara menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas. Eksekusi tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan mengembalikan keseimbangan pertandingan sebelum turun minum. Gol Nishihara juga memastikan bahwa kedua tim memasuki jeda dengan peluang yang sama untuk mengejar kemenangan pada paruh berikutnya. Menjelang berakhirnya babak pertama, Sopiah Solihat membawa bola hingga memasuki kotak penalti FC Bekasi City. Pergerakannya membuka peluang bagi Persija untuk berbalik unggul, tetapi kesempatan itu tidak menghasilkan gol. Hingga peluit jeda dibunyikan, skor tetap imbang. Dua gol dari penalti dan tendangan bebas pun menjadi penentu hasil babak pertama dalam laga penutup pekan pembuka tersebut.

Memasuki babak kedua, FC Bekasi City tampil lebih dominan dan berusaha mengambil kendali permainan. Tim tersebut mengalirkan bola melalui umpan-umpan pendek, menjaga penguasaan bola, serta mencari ruang di lini pertahanan Persija. Pola itu membuat FC Bekasi City lebih sering berada di area lawan dan mampu membangun sejumlah serangan yang mengancam. Persija, di sisi lain, memilih menjaga bentuk pertahanan sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik. Meski tekanan lawan meningkat, barisan belakang Persija tetap berusaha rapat, sementara kiper Edelweiz Auradiva sigap mengantisipasi bola yang masuk ke wilayahnya. Intensitas pertandingan tetap terjaga, dengan kedua tim sama-sama berupaya memanfaatkan peluang untuk mengubah kedudukan.

FC Bekasi City memperoleh kesempatan pada menit ke-66 ketika Aulia Al Mabruroh melepaskan sepakan ke arah gawang. Namun, tendangannya masih lemah sehingga tidak cukup menyulitkan Edelweiz. Empat menit berselang, peluang lain datang melalui tendangan bebas. Eksekusi tersebut mengarah ke gawang Persija, tetapi Edelweiz mampu membaca arah bola dan menepisnya. Penyelamatan itu menjaga skor tetap imbang sekaligus meredam tekanan FC Bekasi City yang terus mencoba mencari celah. Meski lebih banyak menguasai bola, tim tamu belum berhasil mengonversi rangkaian serangan dan peluang menjadi gol tambahan. Persija pun bertahan dengan disiplin dan perlahan mulai menemukan ruang untuk keluar dari tekanan.

Memasuki sisa waktu pertandingan, Persija mulai memanfaatkan celah yang muncul ketika FC Bekasi City terus menekan. Tim tuan rumah membangun serangan menuju area lawan dan memperoleh dua peluang menjelang akhir laga. Kedua kesempatan tersebut membuka peluang bagi Persija untuk membalikkan keadaan, tetapi penyelesaian akhirnya belum mampu menghasilkan gol. FC Bekasi City juga tidak menemukan cara untuk kembali menembus pertahanan Persija. Dengan demikian, usaha kedua tim setelah turun minum tidak mengubah kedudukan yang tercipta sebelumnya. Wasit mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1, hasil yang memastikan Persija dan FC Bekasi City masing-masing mengantongi satu poin pada pekan pertama Liga Putri.

Hasil imbang Persija dan FC Bekasi City menjadi salah satu penanda persaingan pada pekan pertama Liga Putri, tetapi bukan satu-satunya hasil yang membentuk gambaran awal kompetisi. Sejumlah pertandingan lain berakhir dengan selisih tipis, sehingga kemenangan langsung memberi keuntungan dalam pengumpulan poin. Persita Tangerang, misalnya, membuka kiprahnya dengan mengalahkan Garudayaksa FC 1-0. Gol Diana menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut dan memastikan Persita meraih tiga poin pada laga pertamanya. Skor itu juga membuat Garudayaksa mengawali kompetisi tanpa tambahan poin, meskipun tim tersebut masih tercatat di posisi kedua berdasarkan informasi klasemen yang tersedia.

Hasil dengan skor 1-0 juga terjadi dalam pertandingan Dewa United Banten FC dan Persikad Depok. Dewa United berhasil mengamankan kemenangan melalui gol Zahra Muzdalifah, sehingga turut mengawali pekan dengan raihan tiga poin. Dua kemenangan tipis itu menunjukkan bahwa pertandingan pembuka berlangsung ketat, dengan satu gol cukup menentukan hasil akhir bagi Persita maupun Dewa United. Sementara itu, hasil imbang Persija dan FC Bekasi City membuat kedua tim berbagi poin pada laga mereka. Perbedaan hasil tersebut menjadi latar awal yang memperlihatkan bagaimana setiap pertandingan memberi pengaruh langsung terhadap posisi tim setelah pekan pertama.

Dalam klasemen sementara setelah rangkaian pertandingan pembuka, Persita berada di puncak dengan tiga poin. Garudayaksa menempati peringkat kedua dengan jumlah poin yang sama. Informasi tersebut menempatkan kemenangan Persita atas Garudayaksa sebagai bagian penting dari sorotan pekan pertama, bersamaan dengan kemenangan Dewa United atas Persikad. Di sisi lain, hasil imbang Persija dan FC Bekasi City melengkapi rangkaian hasil yang mengawali kompetisi. Posisi awal ini masih mencerminkan hasil pertandingan pekan pertama saja, sehingga belum menggambarkan perjalanan jangka panjang setiap tim. Namun, raihan poin sejak laga pembuka menjadi modal awal yang dapat memengaruhi persaingan pada pekan-pekan berikutnya, sementara tim-tim lain masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi seiring berjalannya liga.

Setelah Persija dan FC Bekasi City berbagi hasil imbang pada pekan pertama Liga Putri, perhatian kini beralih ke rangkaian pertandingan berikutnya. Pekan kedua direncanakan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada akhir pekan berikutnya, Minggu (25/10). Tiga pertandingan dijadwalkan digelar dalam rangkaian tersebut, dengan sejumlah klub kembali berupaya mengumpulkan poin dan memperkuat posisi mereka di awal kompetisi.

Garudayaksa akan berhadapan dengan FC Bekasi City, sementara Persita dijadwalkan menghadapi Dewa United Banten. Persija kemudian akan bertemu Persikad. Jadwal itu memberi masing-masing tim kesempatan untuk melanjutkan evaluasi dari pertandingan pembuka. Bagi Persija dan FC Bekasi City, laga berikutnya juga menjadi kesempatan untuk kembali meraih hasil positif setelah pertemuan mereka pada pekan pertama berakhir tanpa pemenang. Seluruh pertandingan direncanakan berlangsung di stadion yang sama.

Sebagai informasi pendamping, Persija pada laga tersebut menurunkan Edelweiz Auradiva, Dian Fitri, Sopiah Solihat, Saki Nishihara, Ajeng Sri Handayani, Michika Sakamoto, Vivi Oktavia Riski, Nabila Saputri, Risa Afriyani Ulfa, Dila Husna Fauziah, dan Kikka Putri Ramadani. Sementara itu, FC Bekasi City memainkan Windi Ayu Puspitasari, Auliah Arifah, Nao Tsukamato, Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo, Marin Kai, Ade Mustikiana Oktafiani, Jasmine Sefia Waynie Cahyono, Mesa Miamour Juana, Aulia Al Mabruroh, Sofia Grace Iaderosa, dan Allya Putri Afianti.

Susunan pemain tersebut mencatat nama-nama yang tampil pada laga Persija melawan FC Bekasi City dan dapat menjadi rujukan ketika meninjau pertandingan pembuka.

Baca juga: Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Doa Bersama dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan di Kampung Kulonggame | Wapang TNI Hadiri Peresmian PLTS 100 GWp Tahap Pertama Oleh Presiden RI