PGMI Unissas Salurkan Nasi Box untuk Buruh dan Juru Parkir di Pasar Sambas

PGMI Unissas Salurkan Nasi Box untuk Buruh dan Juru Parkir di Pasar Sambas

Sambas | Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (Unissas), menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah di kawasan Pasar Sambas, Jumat, 9 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah nasi box dibagikan kepada buruh dan juru parkir yang beraktivitas di sekitar pasar.

Pembagian makanan ini menjadi bentuk kepedulian civitas akademika PGMI Unissas terhadap kelompok pekerja yang setiap hari mendukung aktivitas perdagangan dan pelayanan publik di Pasar Sambas. Para buruh membantu mengangkut serta menata barang, sementara juru parkir berperan menjaga keteraturan kendaraan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Sejak kegiatan dimulai, tim PGMI menyusuri area pasar untuk menyerahkan nasi box secara langsung kepada penerima manfaat. Makanan tersebut diberikan kepada buruh dan juru parkir yang tengah menjalankan tugas, sehingga mereka dapat menikmati hidangan tanpa harus meninggalkan lokasi pekerjaan dalam waktu lama.

Jumat Berkah tidak hanya berorientasi pada penyaluran makanan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PGMI Unissas mendorong penerapan nilai kepedulian sosial, solidaritas, serta pengabdian kepada masyarakat dalam lingkungan pendidikan tinggi.

Pasar Sambas dipilih sebagai lokasi karena kawasan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Setiap hari, buruh dan juru parkir bekerja dalam situasi yang dinamis untuk membantu kelancaran kegiatan pasar. Kehadiran program sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan Unissas dengan masyarakat setempat.

Bagi PGMI Unissas, kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari upaya menanamkan karakter berbagi dan kepedulian kepada sesama. Aksi sederhana berupa pembagian nasi box diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus mengingatkan bahwa kontribusi sosial dapat dilakukan melalui langkah nyata yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan oleh PGMI Unissas di kawasan Pasar Sambas dimulai pada pukul 10.00 WIB. Waktu tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas kepedulian yang ditujukan kepada masyarakat yang bekerja di lingkungan pasar. Informasi mengenai pelaksanaan disampaikan secara faktual, dengan menekankan waktu kegiatan serta bentuk bantuan yang diberikan kepada penerima di kawasan tersebut.

Bantuan yang disalurkan berupa nasi box. Makanan tersebut dibagikan kepada buruh dan juru parkir yang berada di kawasan Pasar Sambas. Penyaluran ini menunjukkan perhatian terhadap kelompok pekerja yang menjalankan aktivitasnya di area pasar. Buruh dan juru parkir menjadi sasaran kegiatan sesuai dengan informasi pelaksanaan yang tersedia, tanpa mencantumkan jumlah paket maupun rincian lain mengenai proses pembagiannya.

Dengan dimulainya kegiatan pada pukul 10.00 WIB, pembagian nasi box berlangsung sebagai bentuk kepedulian PGMI Unissas kepada buruh dan juru parkir di Pasar Sambas. Uraian kegiatan ini tidak memuat identitas penerima secara individual, jumlah bantuan, atau detail teknis pelaksanaan karena informasi tersebut tidak tercantum dalam bahan sumber. Fokus kegiatan adalah penyampaian bantuan makanan kepada pekerja yang berada di kawasan Pasar Sambas, sehingga informasi utama yang dapat disampaikan mencakup waktu mulai kegiatan dan bentuk kepedulian berupa pembagian nasi box.

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menjadi penyelenggara kegiatan sosial berupa penyaluran nasi box kepada buruh dan juru parkir di kawasan Pasar Sambas. Keterlibatan program studi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas akademik tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat. Dengan membawa nama PGMI, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi sosial yang diarahkan kepada kelompok pekerja yang menjalankan aktivitas sehari-hari di kawasan pasar.

PGMI merupakan program studi yang berada di bawah Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (Unissas). Afiliasi tersebut menempatkan kegiatan penyaluran nasi box sebagai salah satu bentuk aktivitas sosial yang merepresentasikan peran program studi dan institusi pendidikan dalam membangun hubungan dengan masyarakat. Kehadiran PGMI di lingkungan pasar memperlihatkan perhatian terhadap kebutuhan sosial di ruang publik, khususnya bagi buruh dan juru parkir yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi kawasan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dalam konteks pengabdian dan kepedulian sosial, tanpa mengubah fungsi utama pasar sebagai tempat berlangsungnya kegiatan perdagangan serta aktivitas masyarakat. Penyaluran makanan menjadi sarana sederhana untuk menyampaikan perhatian kepada para penerima manfaat. Melalui kegiatan tersebut, PGMI menunjukkan bahwa nilai pendidikan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial dapat diterapkan secara nyata di luar ruang perkuliahan.

Sebagai bagian dari Fakultas Pendidikan Unissas, PGMI memiliki ruang untuk memperkenalkan peran program studi melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Aktivitas di Pasar Sambas ini sekaligus memperkuat keterhubungan institusi pendidikan dan lingkungan sosial di sekitarnya. Penyaluran nasi box tidak semata-mata dipandang sebagai pembagian makanan, tetapi juga sebagai wujud kehadiran PGMI dalam membangun kepedulian, menjaga semangat berbagi, dan mendukung kehidupan masyarakat di kawasan pasar.

Kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan PGMI Unissas di Pasar Sambas menjadi bagian dari gerakan PGMI Peduli Sesama. Dalam kegiatan tersebut, nasi box disalurkan kepada buruh dan juru parkir yang berada di kawasan pasar. Pembagian ini tercatat sebagai bentuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh PGMI Unissas melalui agenda Jumat Berkah.

Informasi mengenai kegiatan tersebut menempatkan pembagian nasi box sebagai bagian dari rangkaian kepedulian yang dibawa oleh gerakan PGMI Peduli Sesama. Keterlibatan buruh dan juru parkir sebagai penerima bantuan menjadi unsur penting dalam pelaksanaan kegiatan di Pasar Sambas. Dengan demikian, kegiatan yang berlangsung tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki keterkaitan langsung dengan gerakan kepedulian yang disebutkan oleh PGMI Unissas.

Gerakan PGMI Peduli Sesama disebut dalam konteks pelaksanaan Jumat Berkah dan penyaluran nasi box tersebut. Karena keterangan yang tersedia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan, sasaran, agenda lanjutan, atau bentuk kegiatan lain dalam gerakan itu, informasi tersebut tidak dapat diperluas di luar fakta yang telah disampaikan. Hal yang dapat ditegaskan adalah bahwa pembagian nasi box kepada buruh dan juru parkir di Pasar Sambas merupakan kegiatan Jumat Berkah yang menjadi bagian dari gerakan PGMI Peduli Sesama.