Jakarta | Saipul Jamil menyampaikan harapannya agar persoalan yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah dapat diselesaikan dengan baik dan damai. Menurutnya, konflik yang menjadi perhatian publik sebaiknya tidak berkembang menjadi pertentangan yang lebih luas, terutama di para penggemar. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan mengenai masalah pribadi kedua figur tersebut tidak perlu membuat pendukung mereka saling menyerang atau menjatuhkan.
Saipul juga meminta penggemar Ruben dan Sarwendah untuk tidak membentuk kubu yang berhadapan satu sama lain. Dukungan kepada idola, ujarnya, dapat disampaikan tanpa merendahkan pihak lain maupun memperkeruh suasana. Ia berharap para fans tetap menjaga sikap, menahan diri dari komentar yang memicu perselisihan, dan memberi ruang bagi kedua pihak untuk menangani persoalan mereka. Dengan demikian, perhatian publik tidak berubah menjadi tekanan tambahan bagi orang-orang yang terlibat.
Selain mengimbau agar tidak terpecah, Saipul mengajak para pendukung kedua pihak untuk tetap saling mendukung dalam hal-hal positif. Ia menilai sikap saling menghormati lebih bermanfaat daripada memperpanjang perdebatan di ruang publik atau media sosial. Penggemar tetap dapat menunjukkan kepedulian, tetapi sebaiknya dilakukan secara santun dan tidak menghakimi. Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga hubungan antarpenggemar, meskipun mereka memiliki pilihan atau pandangan yang berbeda mengenai Ruben dan Sarwendah.
Komentar itu disampaikan Saipul kepada awak media dan dikutip pada Jumat, 23 Oktober 2026. Ia tidak meminta publik mengabaikan persoalan yang sedang dibicarakan, tetapi mendorong agar pembahasan dilakukan secara proporsional. Harapannya, konflik dapat menemukan jalan keluar tanpa menimbulkan permusuhan di para pendukung. Sikap damai, komunikasi yang bijak, serta dukungan yang positif dapat membantu menjaga suasana tetap kondusif sambil memberi kesempatan kepada Ruben Onsu dan Sarwendah untuk menyelesaikan urusan mereka dengan cara terbaik.
Menurut Saipul Jamil, Ruben Onsu dan Sarwendah merupakan orang baik berdasarkan pengenalannya terhadap keduanya. Ia menyampaikan penilaian tersebut saat mengajak para penggemar mereka agar tidak terpecah di tengah konflik yang sedang menjadi perhatian. Saipul tidak menggambarkan kedekatannya sebagai alasan untuk menentukan siapa yang benar atau salah. Ia menekankan bahwa pandangannya bersumber dari pengalaman mengenal Ruben dan Sarwendah sebagai pribadi, bukan dari penilaian terhadap persoalan yang tengah berlangsung. Dengan menyampaikan hal itu, Saipul menyatakan penghargaan kepada keduanya sekaligus mengingatkan bahwa konflik yang melibatkan mereka tidak seharusnya membuat para pendukung saling berhadapan. Pernyataannya berfokus pada ajakan menjaga hubungan baik di penggemar.
Saipul juga menyebut para penggemar Ruben dan Sarwendah sebagai orang-orang baik. Karena itu, ia berharap mereka tidak membiarkan perbedaan pandangan mengenai konflik tersebut memecah kebersamaan. Ajakan itu ditujukan kepada kedua kelompok penggemar, bukan hanya kepada salah satu pihak. Saipul mengingatkan bahwa setiap orang dapat menunjukkan dukungan tanpa harus menyerang atau merendahkan pihak lain. Ia menempatkan sikap damai sebagai hal penting dalam menyikapi keadaan, seraya tetap menghormati pilihan masing-masing penggemar. Pernyataan tersebut tidak mengubah penilaiannya tentang Ruben dan Sarwendah, yang ia kenal sebagai orang baik, maupun tentang para pendukung mereka. Saipul menyampaikan harapan agar hubungan antarpenggemar tetap terjaga meskipun situasi yang dibicarakan dapat memunculkan beragam tanggapan.
Pesan utama Saipul adalah agar semua pihak menjaga perdamaian dan tidak terpecah karena konflik tersebut. Ia mengajak penggemar untuk tetap bersikap baik satu sama lain dan tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk bermusuhan. Dalam keterangannya, Saipul tidak menyatakan bahwa salah satu pihak lebih benar daripada pihak lainnya. Ia juga tidak menguraikan konflik itu sebagai dasar untuk mengubah penilaiannya terhadap Ruben maupun Sarwendah. Fokus pernyataannya adalah ajakan agar dukungan kepada keduanya disampaikan dengan tenang, serta agar para penggemar mempertahankan hubungan yang damai. Dengan demikian, Saipul menegaskan penghormatannya terhadap Ruben, Sarwendah, dan para penggemar mereka, sekaligus meminta agar suasana tetap kondusif di tengah persoalan yang berlangsung.
Ruben Onsu turut angkat bicara setelah beredar foto di media sosial yang menampilkan seorang pria disebut-sebut mirip dirinya sedang berciuman. Kemunculan gambar tersebut memicu perhatian warganet dan berbagai tanggapan, tetapi identitas pria dalam foto maupun konteks gambar itu tidak dapat dipastikan hanya dari unggahan yang beredar. Karena itu, kabar tersebut perlu disikapi dengan hati-hati, tanpa langsung menyimpulkan bahwa sosok yang terlihat memang Ruben.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ruben menyampaikan sindiran kepada seseorang yang, menurut penilaiannya, sedang berusaha meminta dukungan dari orang lain. Ia juga menyinggung tindakan menyebarkan cerita yang dianggapnya tidak benar dan upaya untuk menjatuhkan dirinya. Ungkapan itu muncul di tengah ramainya pembicaraan tentang foto tersebut, sehingga sejumlah pengguna media sosial mengaitkan pernyataannya dengan isu yang sedang beredar. Namun, Ruben tidak menyebut nama atau memberikan penjelasan yang memastikan siapa orang yang dimaksud.
Dalam pernyataannya, Ruben meminta agar pihak yang menyebarkan kabar bohong berhenti membangun framing mengenai dirinya. Ia menilai narasi yang dibuat dapat membentuk persepsi publik secara keliru, terlebih ketika informasi beredar tanpa keterangan yang jelas. Pesan tersebut menunjukkan keberatannya terhadap cerita yang dinilai merugikan, sekaligus menjadi respons terbuka atas situasi yang berkembang di ruang digital. Meski begitu, unggahan itu tidak menjelaskan secara rinci sumber foto ataupun bukti yang menjadi dasar keberatannya.
Ruben juga menyatakan bahwa kali ini ia tidak akan tinggal diam menghadapi hal yang menurutnya sudah keterlaluan. Pernyataan itu menandai sikap tegas terhadap penyebaran informasi yang dianggap palsu, tetapi tidak cukup untuk memastikan langkah apa yang akan diambil selanjutnya. Ia pun tidak mengungkap identitas pihak yang disindir, sehingga pembaca sebaiknya tidak menebak-nebak atau menuduhkan sesuatu kepada orang tertentu. Di tengah derasnya komentar, memisahkan fakta yang terverifikasi dari dugaan menjadi penting agar isu tidak berkembang menjadi serangan pribadi. Respons Ruben memperlihatkan bahwa ia merasa perlu membela diri, sementara pokok persoalan dan pihak terkait masih belum terang. Sikap hati-hati diperlukan sebelum membagikan kembali foto maupun klaim yang menyertainya.
Dalam sorotan mengenai konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah, praktisi hukum Toni RM menyinggung laporan Ruben ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Keterangan tersebut menempatkan laporan polisi sebagai salah satu pokok persoalan yang menjadi perhatian publik, tetapi tidak merinci isi laporan ataupun uraian tindakan yang secara khusus dipersoalkan. Karena itu, perkara ini perlu dibicarakan dengan membedakan informasi yang telah disebutkan dari tafsir yang belum terkonfirmasi.
Sumber mengaitkan laporan tersebut dengan tindakan Sarwendah mengunggah rekaman video call Ruben bersama seorang pria berinisial Y melalui akun Instagram miliknya. Hubungan unggahan dan laporan disampaikan sebagai latar yang disoroti, bukan sebagai dasar untuk menyimpulkan secara mandiri seluruh rangkaian peristiwa atau menentukan siapa yang benar. Informasi yang tersedia juga tidak menjelaskan isi percakapan dalam rekaman, konteks pembuatannya, maupun alasan unggahan itu dipublikasikan. Dengan demikian, uraian mengenai video tersebut sebaiknya tetap terbatas pada keterangan bahwa rekaman panggilan video itu disebut telah diunggah.
Toni RM menyoroti kaitan laporan Ruben dan unggahan Sarwendah dalam pembahasan konflik yang sedang ramai diperbincangkan. Namun, sorotan praktisi hukum tersebut tidak dengan sendirinya menjadi keputusan resmi mengenai terpenuhi atau tidaknya dugaan pencemaran nama baik. Penilaian atas laporan dan materi yang berkaitan dengannya merupakan hal yang berbeda dari komentar atau penjelasan pihak di luar proses penegakan hukum.






