Persib Bangkit dari Dua Gol dan Amankan Hasil Imbang Melawan Dewa United

Persib Bangkit dari Dua Gol dan Amankan Hasil Imbang Melawan Dewa United

Bandung | Persib Bandung terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu malam. Hasil ini terasa penting bagi tuan rumah karena Persib sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol dari lawannya.

Dewa United mampu memanfaatkan momentum pertandingan untuk mencetak dua gol lebih dahulu. Keunggulan tersebut membuat Persib harus bekerja keras mengejar ketertinggalan dan menjaga peluang meraih poin di hadapan pendukungnya sendiri. Upaya kebangkitan akhirnya membuahkan hasil ketika kapten tim, Marc Klok, mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Gol Marc Klok sekaligus menyelamatkan Persib dari kekalahan dalam laga kandang tersebut. Meskipun belum mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan, hasil imbang ini menunjukkan respons tim setelah berada dalam tekanan. Persib berhasil meraih satu poin melalui perjuangan hingga pertandingan berakhir.

Tambahan satu poin membuat Persib mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan yang telah dimainkan. Dalam catatan sementara, tim Bandung itu membukukan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun, perolehan tersebut menempatkan Persib di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League 2026/2027.

Posisi tersebut masih memberi ruang bagi Persib untuk memperbaiki peringkat pada pertandingan berikutnya. Tim asuhan tersebut perlu mengevaluasi jalannya laga, terutama setelah kebobolan dua gol dan tertinggal lebih dahulu. Konsistensi sejak awal pertandingan akan menjadi faktor penting agar Persib tidak kembali kehilangan momentum serta dapat mengubah hasil imbang menjadi kemenangan.

Persib Bandung langsung berusaha menguasai jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Tim tuan rumah mencoba membangun serangan melalui pergerakan dari sisi lapangan dan sirkulasi bola di lini tengah. Tekanan tersebut diarahkan untuk memaksa Dewa United bertahan lebih dalam, sekaligus membuka ruang bagi para pemain depan Persib untuk mendekati area penalti lawan. Namun, upaya mengambil inisiatif itu tidak berjalan sepenuhnya mulus karena permainan berlangsung dalam tempo tinggi dan kedua tim terlibat dalam sejumlah duel fisik.

Persib kemudian harus melakukan perubahan lebih awal ketika Gabriel Mutombo mengalami cedera pada menit ke-13. Bek tersebut berbenturan dengan pemain Dewa United, Taisei Marukawa, sehingga tidak dapat melanjutkan pertandingan. Situasi itu membuat jajaran pelatih Persib segera memasukkan Julio Cesar untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Mutombo. Pergantian tersebut sedikit memengaruhi komposisi pertahanan, sementara para pemain lain berusaha menjaga fokus agar tekanan terhadap Dewa United tetap berlanjut.

Ketika Persib berupaya meningkatkan intensitas serangan dan mencari celah di pertahanan lawan, Dewa United justru mampu memanfaatkan kesempatan dengan efektif. Pada menit ke-22, Egy Maulana Vikri membawa tim tamu unggul melalui penyelesaian yang membuat Persib harus mengejar ketertinggalan. Gol itu mengubah arah pertandingan. Persib berusaha merespons dengan mempercepat tempo serta mengalirkan bola lebih agresif ke area pertahanan Dewa United, tetapi penyelesaian akhir yang dihasilkan belum mampu mengubah kedudukan.

Memasuki penghujung babak pertama, Persib masih berusaha menciptakan peluang untuk memperkecil selisih. Akan tetapi, Dewa United tetap mampu menjaga organisasi permainan dan kembali memberikan ancaman. Pada menit ke-45, Noah Sadaoui mencetak gol kedua bagi tim tamu. Tambahan tersebut membuat situasi Persib semakin sulit karena mereka harus memasuki ruang ganti dengan defisit dua gol. Hingga jeda pertandingan, skor tetap 0-2 untuk keunggulan Dewa United.

Memasuki awal babak kedua, Persib berusaha mengubah jalannya pertandingan dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Dewa United. Pelatih Bojan Hodak melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Tolic memasukkan Marc Klok dan Berguinho untuk menggantikan Dedi Kusnandar serta Adam Alis. Langkah tersebut memberikan energi baru bagi permainan Maung Bandung, terutama dalam membangun serangan dan menciptakan situasi berbahaya di sekitar kotak penalti lawan.

Kehadiran Marc Klok membuat distribusi bola Persib menjadi lebih terarah. Gelandang tersebut tidak hanya membantu mengatur tempo permainan, tetapi juga berani mengambil posisi lebih maju untuk mendukung serangan. Sementara itu, Berguinho memberikan opsi tambahan di sisi lapangan melalui pergerakan yang lebih agresif. Kombinasi perubahan itu membuat Persib tampil lebih berani dan mampu meningkatkan intensitas tekanan setelah tertinggal dua gol.

Upaya Persib membuahkan hasil pada menit ke-50. Serangan diawali dari lemparan ke dalam di sisi kiri pertahanan Dewa United. Bola kemudian dikembangkan dengan cepat hingga membuka ruang di area pertahanan lawan. Balsa Sekulic memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan melepaskan tendangan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Dewa United. Gol itu memperkecil ketertinggalan Persib menjadi 1-2 sekaligus menghidupkan kembali momentum pertandingan.

Persib tidak mengendurkan tekanan setelah mencetak gol pertama. Hanya berselang empat menit, Marc Klok berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut bermula dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Thom Haye. Alih-alih mengirimkan bola langsung ke dalam kotak penalti, Haye mengarahkan bola kepada Klok yang berada di luar area tersebut.

Klok kemudian melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras menuju gawang dan mengubah skor menjadi imbang. Dua gol cepat itu menunjukkan efektivitas pergantian pemain Persib sekaligus memperlihatkan perubahan besar dalam daya serang mereka pada awal babak kedua.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Persib berusaha memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan. Dua gol cepat pada awal babak kedua membuat kepercayaan diri para pemain kembali tumbuh setelah sebelumnya tertinggal dua gol dari Dewa United. Persib mulai tampil lebih agresif, mengalirkan bola ke area pertahanan lawan, serta mencari celah melalui pergerakan para penyerang dan pemain sayap.

Tekanan tersebut menghasilkan sejumlah peluang, tetapi belum mampu menghasilkan gol ketiga. Pada menit ke-58, Mariano Peralta mendapat ruang untuk melepaskan tembakan. Namun, tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Dewa United. Peluang itu menjadi salah satu kesempatan penting bagi Persib untuk berbalik unggul dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Sepuluh menit berselang, Berguinho juga memiliki peluang setelah menerima umpan dari Peralta. Sayangnya, tembakan pertama Berguinho tidak mengarah ke sasaran dan melebar dari gawang. Persib tetap berusaha menjaga intensitas serangan, sementara Dewa United berupaya meredam tekanan dan mencari kesempatan untuk kembali mengancam melalui serangan balik.

Semenit setelah peluang Berguinho, Peralta kembali mencoba mencetak gol. Kali ini, tendangannya justru melambung di atas mistar gawang Dewa United. Rangkaian peluang tersebut menunjukkan kegigihan Persib dalam mengejar kemenangan, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala yang belum teratasi hingga pertandingan berakhir.

Tidak ada gol tambahan setelah itu. Peluit panjang memastikan kedua tim berbagi satu poin. Bagi Persib, hasil imbang tersebut tetap bernilai penting karena mereka mampu bangkit dari defisit dua gol dan menggagalkan peluang Dewa United untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Meski gagal menyempurnakan kebangkitan dengan gol penentu, Persib menunjukkan daya juang dan respons positif pada paruh kedua pertandingan.