Dede Sunandar Tak Sadarkan Diri Usai Terkena Pukulan Vicky Prasetyo di Jambi

Dede Sunandar Tak Sadarkan Diri Usai Terkena Pukulan Vicky Prasetyo di Jambi

JAMBI, JAMBI — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Dede Sunandar kehilangan kesadaran setelah menerima rangkaian pukulan dari Vicky Prasetyo dalam ajang Kapolda Fighter Match di Jambi. Peristiwa tersebut berlangsung di atas ring dan terekam kamera penonton maupun dokumentasi acara. Rekamannya kemudian beredar luas di media sosial, menarik perhatian publik karena memperlihatkan Dede terjatuh setelah terkena pukulan pada bagian belakang telinga.

Berdasarkan potongan video yang beredar, Vicky tampak melayangkan beberapa pukulan ke arah Dede dalam jalannya pertandingan. Dede berusaha menghindari serangan dengan memalingkan wajah dan mengubah posisi tubuh. Namun, salah satu pukulan tetap mengenai area belakang telinganya. Setelah menerima serangan itu, Dede terlihat kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terkapar di atas ring.

Situasi tersebut segera mendapat perhatian dari orang-orang yang berada di sekitar arena. Dede tampak tidak memberikan respons selama beberapa saat sehingga pertandingan harus dihentikan. Sejumlah pihak kemudian mendekati dan memberikan penanganan awal kepada dirinya. Momen ketika Dede tidak sadarkan diri menjadi bagian yang paling banyak dibagikan dalam unggahan di media sosial.

Ajang Kapolda Fighter Match sendiri mempertemukan sejumlah figur publik dalam pertandingan tinju yang menjadi tontonan masyarakat. Insiden Dede dan Vicky menjadi sorotan karena berlangsung secara terbuka di hadapan penonton. Meskipun potongan video yang beredar menampilkan rangkaian kejadian secara singkat, rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas upaya Dede menghindar sebelum pukulan mengenai bagian belakang telinganya dan membuatnya tumbang.

Suasana pertandingan berubah drastis setelah Dede Sunandar terjatuh akibat pukulan Vicky Prasetyo. Dede terlihat tidak sadarkan diri di atas ring, sehingga perhatian penonton dan orang-orang di sekitar arena langsung tertuju kepadanya. Sorakan yang sebelumnya terdengar meriah mendadak mereda dan berganti dengan kepanikan. Sejumlah pihak segera mendekati Dede untuk memastikan kondisinya, sementara jalannya pertandingan dihentikan. Momen tersebut membuat atmosfer pertarungan menjadi sangat tegang karena tidak ada yang menyangka pertandingan akan berakhir dengan situasi darurat seperti itu.

Vicky tampak langsung panik setelah menyadari bahwa Dede belum memberikan respons. Ia terlihat berusaha memahami keadaan lawannya dan tidak lagi menunjukkan ekspresi seperti seorang petarung yang baru saja berada dalam pertandingan. Raut wajahnya berubah cemas ketika orang-orang di sekitar ring memberikan pertolongan kepada Dede. Reaksi tersebut menunjukkan bahwa pukulan yang dilepaskannya tidak berakhir seperti yang diharapkan. Perhatian Vicky sepenuhnya tertuju pada kondisi Dede, bukan lagi pada hasil atau kelanjutan pertandingan.

Dede kemudian dibawa turun dari ring agar dapat memperoleh penanganan lebih lanjut. Ia dibaringkan di tempat duduk penonton, dengan beberapa orang tampak mengelilinginya untuk memantau kondisi dan membantu proses pertolongan. Situasi di area tersebut tetap dipenuhi ketegangan karena Dede belum sepenuhnya sadar. Di sisi lain, Vicky, yang dikenal sebagai mantan suami Kalina Ocktaranny, tidak kuasa menahan tangis saat melihat lawannya dalam keadaan demikian. Ia tampak terpukul secara emosional dan kesulitan menyembunyikan rasa khawatirnya. Tangisan Vicky menjadi salah satu momen paling mencolok setelah Dede jatuh, sekaligus memperlihatkan bahwa kejadian tersebut memberikan dampak besar bagi kedua pihak. Penonton pun menunggu kabar mengenai kondisi Dede sambil berharap ia segera mendapatkan penanganan yang memadai dan kembali sadar.

Video pertandingan yang diunggah Vicky Prasetyo melalui akun Instagram miliknya memunculkan beragam respons dari warganet. Unggahan tersebut memperlihatkan momen pertandingan tinju amatir di Jambi yang melibatkan Vicky dan Dede Sunandar. Perhatian publik terutama tertuju pada situasi setelah Dede terkena pukulan dan disebut tidak sadarkan diri. Kolom komentar kemudian dipenuhi pesan yang menyoroti kondisi pertandingan serta keselamatan kedua peserta.

Rebecca Reijman termasuk salah satu pihak yang menyampaikan perhatian terhadap pertandingan tersebut. Ia menyoroti adanya perbedaan kelas berat kedua petinju. Menurutnya, perbedaan itu perlu menjadi pertimbangan penting dalam pertandingan, terlebih ketika laga disebut sebagai tinju amatir. Rebecca juga mempertanyakan tidak digunakannya pelindung kepala dalam pertandingan tersebut.

Dalam komentarnya, Rebecca menekankan bahwa perbedaan kelas berat dan ketiadaan pelindung kepala dapat meningkatkan risiko bagi peserta. Ia turut menyampaikan harapan agar Dede segera pulih dan kembali sehat setelah insiden tersebut. Pesan itu menjadi bagian dari komentar yang menyoroti pentingnya keselamatan, tanpa mengabaikan kondisi Dede setelah menerima pukulan dalam pertandingan.

Selain Rebecca, Meggy Wulandari juga memberikan komentar terkait kejadian itu. Ia mengingatkan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Meggy menilai kejadian tersebut berbahaya, sehingga aspek keamanan dalam pertandingan perlu diperhatikan dengan lebih serius. Komentarnya menambah perhatian warganet terhadap risiko yang dapat muncul dalam pertandingan tinju, termasuk pertandingan yang disebut berlangsung dalam kategori amatir.

Respons yang muncul pada unggahan Vicky pun banyak berpusat pada kondisi Dede dan pelaksanaan pertandingan. Komentar-komentar tersebut mempertahankan perhatian pada keselamatan peserta, perbedaan kelas berat, serta penggunaan perlengkapan pelindung. Di tengah ramainya tanggapan, harapan agar Dede segera pulih dan sehat menjadi salah satu pesan yang disampaikan, sementara pengingat agar kejadian berbahaya serupa tidak terulang turut menjadi perhatian di kolom komentar.

Setelah insiden di atas ring yang membuatnya sempat tidak sadarkan diri, Dede Sunandar mendapat penanganan dari tim medis. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika pertandingan melawan Vicky Prasetyo berlangsung di Jambi. Kondisi Dede kemudian dipantau secara lebih lanjut untuk memastikan tidak terdapat masalah kesehatan yang memerlukan tindakan tambahan.

Berdasarkan video lain yang dibagikan Vicky, Dede sempat dibawa ke rumah sakit setelah kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian, terutama setelah Dede menerima pukulan dan kehilangan kesadaran di dalam ring. Informasi mengenai hasil pemeriksaan secara lengkap tidak disampaikan dalam video tersebut, sehingga perkembangan kesehatannya tetap perlu merujuk pada keterangan dari pihak yang terlibat atau tenaga medis.

Setelah menjalani pemeriksaan, Dede disebut beristirahat di hotel. Ia tidak langsung kembali beraktivitas seperti biasa karena masih berada dalam pemantauan tim medis. Pendampingan ini dilakukan untuk mengawasi kondisinya setelah mendapat penanganan awal, sekaligus memastikan tidak muncul keluhan lanjutan. Kehadiran tenaga kesehatan juga menunjukkan bahwa keselamatan peserta menjadi hal penting setelah pertandingan berakhir.

Vicky turut memperlihatkan perhatian terhadap kondisi Dede setelah pertandingan. Sikap tersebut terlihat dari keputusan untuk mengutamakan pemeriksaan dan pemulihan Dede, bukan memprioritaskan kelanjutan pertandingan atau suasana kompetisi. Bagi Vicky, keadaan kesehatan lawan lebih penting daripada meneruskan agenda di atas ring.

Dede kemudian memuji sikap Vicky yang dinilai lebih mengutamakan kondisi kesehatannya. Apresiasi itu menunjukkan bahwa persaingan dalam pertandingan tidak menghilangkan kepedulian antarpeserta. Penanganan medis dan waktu istirahat menjadi bagian penting dalam pemulihan Dede setelah insiden tersebut, sementara perkembangan berikutnya masih menunggu informasi resmi dari keluarga, tim, atau pihak medis yang mendampinginya.