Jakarta | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan penghargaan kepada 73 wajib pajak dalam Jakarta Contributors Awards 2026. Acara penghargaan tersebut berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Menara Kuningan Ballroom, Sanctuary Auditorium, Jakarta Selatan. Pelaksanaan ini menjadi momen untuk menyampaikan pengakuan pemerintah daerah terhadap para pihak yang berkontribusi melalui kepatuhan dan peran mereka dalam mendukung penerimaan daerah. Para penerima mendapat apresiasi atas kontribusi yang dinilai penting bagi Jakarta, sekaligus menegaskan arti keterlibatan masyarakat dan pelaku ekonomi dalam mendukung kebutuhan pembangunan kota. Penerimaan pajak berperan dalam menopang penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik di Jakarta.
Jakarta Contributors Awards 2026 mengangkat tema “Celebrating Those Who Keep Jakarta Moving”. Tema tersebut menempatkan para wajib pajak sebagai bagian dari upaya menjaga dinamika kota. Penghargaan ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi penerima terhadap penerimaan daerah, kegiatan ekonomi, dan keberlanjutan pembangunan Jakarta. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam mendukung perkembangan ibu kota: penerimaan daerah menopang berbagai kebutuhan publik, aktivitas ekonomi ikut menggerakkan kehidupan kota, sementara pembangunan berkelanjutan menjadi perhatian untuk masa depan. Melalui penghargaan ini, kontribusi para penerima mendapat pengakuan sebagai unsur penting dalam mendukung kemajuan Jakarta. Apresiasi tersebut juga menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap peran wajib pajak dalam kehidupan kota.
Pemberian penghargaan kepada 73 wajib pajak menegaskan bahwa kontribusi terhadap Jakarta hadir melalui berbagai bentuk keterlibatan dalam mendukung penerimaan dan kegiatan ekonomi. Acara ini memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan penghargaan kepada para pihak yang berperan dalam mendukung pembangunan. Dengan menghubungkan apresiasi kepada wajib pajak dengan keberlanjutan pembangunan, Jakarta Contributors Awards 2026 menyoroti hubungan kepatuhan, kapasitas daerah, dan kemajuan kota. Tema yang diusung sekaligus menyampaikan pengakuan bahwa banyak pihak berkontribusi dalam menjaga Jakarta terus bergerak. Penghargaan tersebut menjadi penanda atas kontribusi penerima, serta menggarisbawahi pentingnya dukungan berkelanjutan bagi penerimaan daerah, kegiatan ekonomi, dan pembangunan Jakarta.
Apresiasi dalam Jakarta Contributors Awards 2026 diberikan kepada wajib pajak yang berkontribusi melalui beberapa kelompok pajak daerah. Kategori penghargaan mencakup Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta pajak reklame. Pengelompokan tersebut menunjukkan bahwa penghargaan tidak hanya ditujukan kepada satu jenis kegiatan usaha, tetapi juga menjangkau kewajiban pajak atas properti dan penyelenggaraan reklame di wilayah DKI Jakarta.
Dalam kategori PBJT, cakupan yang disebut meliputi sektor makanan dan/atau minuman, jasa perhotelan, serta jasa kesenian dan hiburan. Ragam sektor ini mencerminkan jenis layanan dan kegiatan yang menjadi bagian dari penerimaan pajak daerah. Sementara itu, kategori PBB-P2 berkaitan dengan pajak atas bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, sedangkan kategori pajak reklame mencakup wajib pajak yang menjalankan kewajiban terkait penyelenggaraan reklame. Setiap kategori memberi ruang penghargaan bagi kontribusi wajib pajak sesuai bidang kewajibannya.
Penilaian penerima berpedoman pada Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2024 tentang pemberian penghargaan dalam penerimaan pajak daerah. Aturan tersebut menjadi acuan bagi proses pemberian apresiasi, dengan mempertimbangkan sejumlah bentuk kontribusi. Aspek yang dinilai meliputi tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya, pembayaran pajak dengan nominal besar, maupun peran dalam membantu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan pemungutan pajak. Dengan demikian, penghargaan dapat mengakui kepatuhan administratif sekaligus kontribusi nyata terhadap penerimaan daerah.
Kriteria yang beragam itu juga memperlihatkan bahwa apresiasi tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya pembayaran. Kepatuhan dan dukungan terhadap pelaksanaan pemungutan pajak turut menjadi pertimbangan sesuai pedoman yang berlaku. Bagi wajib pajak, hal ini menegaskan pentingnya memenuhi kewajiban secara tertib serta mendukung tata kelola penerimaan pajak daerah. Bagi pemerintah daerah, penghargaan menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi berbagai sektor dalam menopang pendapatan dan pelayanan publik di Jakarta.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menekankan bahwa penerimaan pajak daerah tidak terlepas dari peran masyarakat dan pelaku usaha yang secara konsisten memenuhi kewajiban perpajakan. Dalam laporan kegiatan Jakarta Contributors Awards 2026, kontribusi para wajib pajak dipandang sebagai bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan di Ibu Kota. Kepatuhan tersebut membantu pemerintah daerah menghimpun pendapatan yang diperlukan untuk mendukung berbagai kebutuhan publik, sekaligus memperlihatkan adanya tanggung jawab bersama dalam membangun Jakarta.
Peran itu juga berkaitan erat dengan dinamika ekonomi sehari-hari. Ketika masyarakat dan perusahaan menjalankan kewajiban pajak, penerimaan daerah dapat mendukung lingkungan yang memungkinkan aktivitas ekonomi terus bergerak. Kegiatan usaha yang berlangsung secara berkesinambungan turut membuka ruang bagi hubungan pelaku usaha, pekerja, pemasok, dan berbagai pihak lain dalam rantai ekonomi. Dengan demikian, pajak daerah tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga terhubung dengan kondisi yang mendukung keberlanjutan kegiatan produktif di Jakarta.
Kontribusi yang konsisten dapat membantu menjaga kemitraan usaha agar tetap berjalan dan memberi kepastian bagi pihak-pihak yang terlibat. Dalam ekosistem bisnis, hubungan yang stabil memungkinkan perusahaan merencanakan operasional, mempertahankan kerja sama, serta menjalankan kegiatan tanpa mengabaikan tanggung jawab kepada daerah. Keberlangsungan usaha tersebut juga memiliki kaitan dengan kesempatan kerja. Ketika aktivitas ekonomi tetap berlangsung, kebutuhan terhadap tenaga kerja dapat dipertahankan, sementara peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan ikut terjaga. Kaitan ini menunjukkan bahwa kepatuhan pajak menjadi salah satu unsur dalam menopang manfaat ekonomi yang lebih luas.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, turut menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak atas kontribusi mereka dalam pembangunan Jakarta. Penghargaan dalam Jakarta Contributors Awards 2026 menjadi pengakuan atas peran masyarakat dan pelaku usaha yang memenuhi kewajiban perpajakan. Apresiasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, warga, dan dunia usaha. Dengan dukungan para wajib pajak, pemerintah daerah memiliki sumber penerimaan untuk menjalankan pembangunan, sedangkan kegiatan ekonomi dan kemitraan usaha dapat terus memperoleh dukungan. Pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini menempatkan kepatuhan sebagai kontribusi nyata bagi kota dan masyarakatnya.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berharap apresiasi dalam Jakarta Contributors Awards 2026 tidak berhenti sebagai pengakuan atas kontribusi yang telah diberikan. Penghargaan ini diharapkan mendorong 73 penerima untuk terus mempertahankan kepatuhan perpajakan, memenuhi kewajiban secara tertib, serta menjaga konsistensi dalam mendukung penerimaan daerah. Kepatuhan yang berkelanjutan membantu pemerintah membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Bapenda juga berharap para penerima dapat menjadi teladan, sehingga wajib pajak lain terdorong untuk berkontribusi secara tepat waktu dan sesuai ketentuan. Dengan demikian, penghargaan menjadi pemacu bagi tumbuhnya budaya taat pajak yang melibatkan lebih banyak pihak di Jakarta.
Acara tersebut sekaligus menjadi simbol kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun kota. Pembangunan Jakarta memerlukan dukungan bersama, termasuk melalui pemenuhan kewajiban perpajakan yang menopang program dan layanan bagi warga. Pemerintah berperan mengelola penerimaan dan menjalankan pembangunan, sedangkan masyarakat serta pelaku usaha berkontribusi melalui kepatuhan dan partisipasi aktif. Kerja sama ini penting agar kemajuan kota dapat dirasakan secara luas dan berlangsung berkesinambungan. Apresiasi kepada para wajib pajak, karena itu, juga menegaskan bahwa kemitraan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat memiliki peran nyata dalam mewujudkan Jakarta yang semakin maju dan sejahtera.
Menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027, tema acara mengingatkan bahwa kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat merupakan hasil kontribusi bersama.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan TNI Layani Masyarakat di Jakarta | TNI-Polri Gelar Patroli Terpadu, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Jakarta






