Batam | Diterbitkan: 11 October 2026, 11:46 WIB Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam menyediakan lahan seluas puluhan hektare yang dapat dimanfaatkan sementara oleh warga transmigrasi lokal di Rempang Eco-City, Kepulauan Riau. BP Batam dan Pemkot sediakan lahan 25 hektare untuk warga Rempang bertani sebelum proyek industri dimulai.
Keterangan yang tercatat menyebut Untuk itu perlu tanah yang lebih luas atau communal tanah," kata Walter.
Data lain dalam laporan menunjukkan Menteri Transmigrasi (Mentrans), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa penawaran lahan seluas 25 hektare tersebut difokuskan bagi warga yang memiliki latar belakang sebagai petani. Dari BP Batam dan Pemkot Batam dalam hal ini juga sudah menawarkan kepada kami ada sekitar lahan 25 hektare yang nanti bisa digunakan sementara waktu sebelum ada industri," kata Iftitah seusai Festival Transmigrasi 2026 di Tanjung Banon, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/10). Untuk pemanfaatan lahan yang sudah kami berikan kepada Menteri Transmigrasi, (sekitar) 20 hektare," ucap Amsakar. Orang yang sudah di sini jangan sampai terusir, jangan sampai dilupakan," kata Mentrans. Dalam tiga bulan terakhir, Lubis telah aktif bercocok tanam sayuran seperti cabai, kangkung, tomat, dan daun bawang.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Langkah ini disiapkan untuk mendukung mata pencaharian warga sebelum kawasan tersebut secara resmi digunakan untuk pengembangan industri. Dengan begitu, masyarakat tetap memiliki aktivitas ekonomi dan sumber penghasilan selama masa transisi pengembangan kawasan. Intinya masyarakat harus punya pekerjaan, masyarakat harus punya pendapatan," ujarnya. Amsakar berharap dukungan lahan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi warga setempat secara maksimal. Ini mudah-mudahan dapat betul-betul nanti menggerakkan potensi masyarakat kita yang ada di sini," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengonfirmasi ketersediaan lahan produktif bagi masyarakat tersebut. Untuk mengoptimalkan potensi lahan, Mentrans Iftitah menjelaskan bahwa pemilihan komoditas akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Salah satunya adalah kelapa, yang menjadi rekomendasi dari tim peneliti Technical University of Munich (TUM), Jerman. Selain sektor pertanian, pemerintah juga merancang pengembangan sektor peternakan sebagai opsi usaha tambahan. Ia menekankan pentingnya membekali warga lokal dengan keterampilan yang memadai agar keberadaan investasi di Rempang dapat memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Aspirasi mengenai kebutuhan lahan tambahan turut disuarakan oleh Muhammad Asli Lubis, warga transmigrasi lokal asal Blongkeng yang kini bermukim di Tanjung Banon. Ia mencatat telah memanen sekitar 70–80 kilogram (kg) sayuran, termasuk 40 kg daun bawang saat harga pasar sedang menguntungkan. Meski usahanya masih tahap awal, ia berharap rencana peminjaman lahan garapan tambahan segera terealisasi. Kalau sayuran saya udah ada sih kira-kira 70–80 kilo aku sudah mulai. Macam kemarin ini daun bawang kebetulan harganya lumayan Rp70.000 per kilogram, saya panen 40 kilo, gitu," ungkap Lubis. Kita mau usaha bertanam-tanam sayuran seperti biasa," ujarnya. Lubis menambahkan, terdapat opsi peminjaman lahan sekitar setengah hingga satu hektare untuk setiap kepala keluarga (KK) yang saat ini masih terus diupayakan. Berdasarkan data BP Batam per 13 Mei 2026, sebanyak 242 KK atau 842 jiwa telah menempati hunian baru tipe 45 di atas kavling seluas 500 meter persegi di kawasan Rempang Eco-City. Lahan pemukiman ini terpisah dari alokasi lahan garapan tambahan yang disiapkan untuk usaha pertanian. Peneliti TUM, Walter Timo de Vries, menilai pekarangan rumah pada dasarnya cukup untuk kebutuhan konsumsi mandiri, namun belum memadai untuk menghasilkan pendapatan harian. Oleh karena itu, penyediaan area garapan yang lebih luas atau pengelolaan lahan komunal menjadi solusi penting bagi warga yang bergantung pada sektor pertanian. Ekonominya itu untuk makan sendiri oke, tapi untuk dapat gaji itu kurang.

