Isenmulang Kalteng FC Memburu Poin Perdana saat Menghadapi Persebaya di Lampung

Isenmulang Kalteng FC Memburu Poin Perdana saat Menghadapi Persebaya di Lampung

SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Isenmulang Kalteng FC akan berupaya menghentikan rentetan kekalahan saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan keempat BRI Super League 2026/27. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Oktober, pukul 19.00 WIB. Laga ini digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, yang menjadi tempat kedua tim menjalani pertandingan pekan keempat kompetisi.

Pertemuan dengan Persebaya memiliki arti penting bagi Isenmulang Kalteng FC karena tim tersebut belum memperoleh poin dari tiga pertandingan awal. Seluruh laga yang telah dimainkan berakhir dengan kekalahan. Catatan itu membuat pertandingan di Bandar Lampung menjadi kesempatan bagi Isenmulang untuk meraih poin pertama sekaligus menghentikan hasil negatif yang mengiringi perjalanan mereka sejak awal musim.

Situasi tersebut menempatkan laga melawan Persebaya sebagai bagian penting dari upaya Isenmulang untuk bangkit. Tim asal Kalimantan Tengah itu perlu memanfaatkan pertandingan pekan keempat untuk memperbaiki catatan hasil dan membuka perolehan poin di klasemen. Setiap aspek pertandingan akan menjadi bagian dari usaha mereka untuk keluar dari tren buruk yang telah berlangsung dalam tiga pekan pertama.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang sebagai lawan yang harus dihadapi Isenmulang dalam agenda kompetisi kali ini. Pertandingan akan mempertemukan kedua tim di Stadion PKOR Sumpah Pemuda pada malam hari. Dengan jadwal yang telah ditetapkan, perhatian Isenmulang tertuju pada laga Jumat malam tersebut, ketika mereka memiliki kesempatan untuk mengakhiri tiga kekalahan beruntun dan mendapatkan poin perdana pada musim 2026/27.

Kesadaran mengenai pentingnya pertandingan menjadi salah satu modal utama Isenmulang Kalteng FC sebelum menghadapi Persebaya di Lampung. Pemain Isenmulang, Gufroni Al Maruf, memahami bahwa laga tersebut tidak sekadar menjadi agenda berikutnya dalam kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi tim untuk memperbaiki keadaan setelah melewati hasil yang belum sesuai harapan.

Tiga kekalahan yang telah dialami Isenmulang menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain. Catatan tersebut mendorong tim untuk melihat kembali berbagai hal yang perlu dibenahi, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan pertandingan. Evaluasi itu sekaligus memperkuat kesadaran bahwa setiap pemain harus menunjukkan motivasi dan usaha yang lebih baik ketika menghadapi lawan berikutnya.

Gufroni menegaskan pentingnya laga tersebut bagi tim. “Pertandingan ini sangat penting bagi kami karena kami sudah kalah tiga kali. Kami berharap bisa mendapatkan poin,” ujar Gufroni Al Maruf. Pernyataan itu menggambarkan situasi Isenmulang secara jelas, sekaligus menunjukkan harapan pemain untuk memperoleh hasil yang dapat memperbaiki keadaan tim.

Motivasi tersebut menjadi dorongan bagi Isenmulang menjelang pertemuan dengan Persebaya, yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di BRI Super League. Menghadapi lawan dengan kualitas dan reputasi yang kuat tentu menuntut kesiapan serta konsentrasi dari seluruh pemain. Karena itu, kesadaran terhadap arti pertandingan dan hasil evaluasi dari tiga kekalahan sebelumnya diharapkan dapat membantu Isenmulang tampil lebih siap.

Tekad untuk mendapatkan poin tidak hanya muncul dari satu pemain, melainkan menjadi semangat bersama di dalam skuad. Seluruh pemain memiliki motivasi untuk memperbaiki keadaan dan menjalankan pertandingan dengan kesungguhan. Dorongan itu akan menjadi bagian penting dari persiapan Isenmulang sebelum bertanding, terutama ketika mereka harus menghadapi salah satu kekuatan utama di kompetisi tersebut.

Pertandingan Isenmulang Kalteng FC menghadapi Persebaya mengalami perubahan lokasi. Semula, laga tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, yang menjadi markas Isenmulang Kalteng FC. Namun, rencana itu kemudian disesuaikan sehingga pertandingan dipindahkan ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Perubahan tempat ini menjadi bagian penting dari persiapan pertandingan karena kedua tim harus menjalani laga di kota yang berbeda dari lokasi awal yang telah ditentukan.

Pemindahan pertandingan dilakukan karena kondisi kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. Kabut asap tersebut menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan laga, terutama berkaitan dengan kondisi lingkungan serta kelayakan pelaksanaan pertandingan di Palangka Raya. Dengan mempertimbangkan keadaan tersebut, Stadion PKOR Sumpah Pemuda di Bandar Lampung ditetapkan sebagai lokasi baru untuk mempertemukan Isenmulang dan Persebaya. Keputusan ini mengubah konteks pertandingan tanpa mengubah agenda pertemuan kedua kesebelasan.

Selain berpindah kota, pertandingan juga digelar tanpa kehadiran penonton. Kebijakan tersebut membuat laga berlangsung secara tertutup, sehingga suporter tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dari tribun stadion. Bagi Isenmulang, situasi ini berarti tidak ada dukungan langsung dari pendukung yang biasanya hadir ketika tim bermain di kandang di Stadion Tuah Pahoe. Atmosfer pertandingan pun dibentuk oleh penyelenggaraan tanpa penonton di venue baru, sementara perhatian tetap tertuju pada jalannya laga Isenmulang dan Persebaya. Perpindahan lokasi serta ketiadaan penonton menjadi konteks yang menyertai pertandingan tersebut sejak sebelum peluit awal dibunyikan.

Pelatih kepala Isenmulang Kalteng FC, Mundari Karya, memastikan kondisi timnya cukup baik menjelang pertandingan menghadapi Persebaya di Lampung. Setelah menjalani rangkaian persiapan dan evaluasi, hampir seluruh pemain berada dalam keadaan siap untuk menjalankan tugas pada laga penting tersebut. Situasi ini menjadi modal berharga bagi Isenmulang yang tengah berupaya mendapatkan poin perdana pada kompetisi musim ini.

Menurut Mundari, tim pelatih terus memantau kebugaran setiap pemain, termasuk mereka yang sebelumnya mengalami masalah fisik ringan. Pemantauan dilakukan agar seluruh anggota skuad dapat memasuki pertandingan dengan kesiapan yang optimal. Selain aspek kebugaran, pembenahan juga diarahkan pada koordinasi antarlini, kedisiplinan dalam bertahan, serta efektivitas ketika membangun serangan.

Jeda internasional selama beberapa pekan dimanfaatkan Isenmulang untuk mempersiapkan skuad secara lebih menyeluruh. Waktu tersebut memberi kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki sejumlah kekurangan yang terlihat dalam pertandingan sebelumnya, sekaligus memperkuat pemahaman pemain terhadap rencana permainan. Sesi latihan juga digunakan untuk meningkatkan intensitas, mengasah penyelesaian akhir, dan menyiapkan beberapa opsi menghadapi karakter permainan Persebaya.

Mundari berharap persiapan yang dijalankan selama masa jeda dapat membantu tim tampil lebih baik ketika pertandingan berlangsung. Ia menilai para pemain perlu menjaga fokus, bekerja sebagai satu kesatuan, dan menjalankan instruksi dengan konsisten sejak menit pertama. Dengan kondisi skuad yang relatif siap serta persiapan yang telah dilakukan, Isenmulang membawa tekad untuk bangkit dan menunjukkan perkembangan positif saat menghadapi Persebaya.