Jakarta | Sejumlah pemilik iPhone Duo melaporkan layar perangkat mereka retak tidak lama setelah ponsel tersebut mulai dipasarkan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Keluhan ini muncul hanya beberapa hari setelah penjualan dimulai, sehingga perhatian tertuju pada daya tahan layar lipat dalam penggunaan sehari-hari. Beberapa pengguna menyatakan kerusakan terlihat segera setelah perangkat dipakai, sementara sebagian lainnya mengaku menemukannya ketika masih menjalani pengaturan awal. Dengan demikian, laporan yang beredar tidak seluruhnya menggambarkan perangkat yang telah digunakan dalam waktu lama atau mengalami pemakaian berat.
Pola kerusakan yang disampaikan para pemilik tampak serupa. Retakan dilaporkan muncul di bagian tengah layar, tepat pada garis lipatan yang terbentuk ketika perangkat dibuka dan ditutup. Pada sejumlah kasus, retakan itu disertai garis horizontal berwarna putih yang menyala di area layar. Kombinasi retakan dan garis terang tersebut membuat gangguan mudah terlihat, baik ketika layar menampilkan menu pengaturan maupun saat digunakan untuk aktivitas lain. Namun, rincian mengenai kondisi masing-masing perangkat, seperti apakah ponsel pernah terjatuh atau menerima tekanan, belum tersedia secara lengkap.
Sekitar 10 laporan dengan gejala serupa telah ditemukan sejauh ini. Angka tersebut menunjukkan adanya keluhan yang patut diperhatikan, tetapi belum dapat menggambarkan seberapa luas masalahnya di seluruh pemilik iPhone Duo. Jumlah unit yang telah terjual, banyaknya laporan yang masuk melalui saluran resmi, serta kemungkinan adanya kasus yang belum dipublikasikan masih belum diketahui. Karena itu, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh perangkat atau sebagian besar unit mengalami kerusakan yang sama. Informasi awal ini lebih tepat dipandang sebagai kumpulan laporan pengguna yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Pengamatan terhadap laporan baru dan penjelasan dari pihak terkait dapat membantu memperjelas apakah retakan pada garis lipatan berkaitan dengan kondisi tertentu, pola penggunaan, atau persoalan yang lebih luas. Untuk saat ini, skala keluhan di seluruh pemilik perangkat masih belum diketahui.
Sejumlah pemilik iPhone Duo mulai membagikan foto dan pengalaman mereka terkait retakan di area garis lipatan perangkat. Cerita tersebut muncul dalam forum iPhone Duo di Reddit, tempat pengguna mengunggah gambar kerusakan serta membahas lokasi dan bentuk retakan yang terlihat. Beberapa unggahan menyebut garis lipatan sebagai titik kerusakan, tetapi laporan di forum itu merupakan pengalaman individual dan belum dengan sendirinya menunjukkan seberapa sering persoalan terjadi. Foto yang dibagikan memberi gambaran tentang keluhan para pemilik, sementara penyebab kerusakan maupun kondisi setiap perangkat tidak dapat dipastikan hanya dari unggahan tersebut.
Perbincangan serupa juga muncul di X. Pada Senin, 26 Oktober 2026, akun @anxiousholly mengunggah ulang foto-foto perangkat yang dilaporkan rusak dan menyinggung kemungkinan persoalan itu kelak dijuluki “crackgate”. Dalam unggahannya, akun tersebut merujuk pada sejumlah kasus yang dibahas di Reddit dan menyatakan bahwa retakan tampak berada pada posisi yang sama. Pernyataan itu menggambarkan pengamatan terhadap foto-foto yang beredar, bukan konfirmasi resmi mengenai pola kerusakan atau kesimpulan bahwa masalah sudah meluas ke banyak perangkat.
Unggahan ulang tersebut membantu membawa pengalaman pengguna dari forum ke audiens yang lebih luas, sehingga diskusi mengenai garis lipatan iPhone Duo ikut berkembang di media sosial. Namun, foto yang beredar tidak selalu menyediakan informasi lengkap tentang usia perangkat, cara pemakaian, riwayat benturan, atau kondisi saat gambar diambil. Faktor-faktor itu dapat penting untuk memahami konteks setiap laporan. Karena itu, kesamaan posisi retakan yang disebut oleh pengguna patut dicatat sebagai bagian dari keluhan yang beredar, tetapi perlu dibedakan dari temuan yang telah diverifikasi secara independen. Sampai ada pemeriksaan lebih lanjut atau keterangan resmi, laporan Reddit dan X terutama menunjukkan bahwa sebagian pemilik sedang membagikan kekhawatiran serta dokumentasi kerusakan yang mereka alami.
YouTuber CuriousHagi menguji iPhone Duo dengan serangkaian perlakuan ekstrem sebelum membongkar perangkat tersebut. Dalam pengujian itu, ia memasukkan banyak kotoran ke area engsel, lalu menekuk engsel ke arah yang berlawanan dari posisi lipatan normal. Perlakuan ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana perangkat merespons tekanan dan kotoran, tetapi jelas berbeda dari penggunaan sehari-hari. Karena itu, hasilnya perlu dipahami sebagai temuan dari uji ekstrem, bukan bukti langsung bahwa engsel akan rusak dalam kondisi normal.
Setelah uji tersebut, iPhone Duo tidak lagi dapat ditutup sepenuhnya. Ketika perangkat dibuka kembali, terdengar bunyi seperti ada komponen yang patah. Gejala itu menunjukkan bahwa mekanisme lipatan mengalami masalah setelah menerima tekanan dan kotoran dalam jumlah besar. Namun, tanpa pengujian terkontrol yang membandingkan unit sebelum dan sesudah perlakuan, sulit memastikan secara terpisah pengaruh kotoran, arah tekukan yang tidak semestinya, atau gabungan keduanya terhadap kerusakan.
CuriousHagi kemudian membongkar perangkat untuk memeriksa sumber gangguan. Setelah layar dilepas, ia menemukan bagian pada engsel yang terhubung ke pelat penyangga di sisi atas dalam keadaan patah. Di bagian bawah layar juga terlihat bekas yang diduga berkaitan dengan komponen tersebut. Temuan itu memberi petunjuk mengenai lokasi kerusakan, meski rekaman pembongkaran saja belum cukup untuk memastikan urutan kejadian maupun penyebab tunggal patahnya komponen.
Hasil pembongkaran ini menambah perhatian terhadap ketahanan mekanisme engsel pada ponsel lipat. Meski demikian, konteks pengujiannya penting: perangkat lebih dahulu diberi kotoran dan ditekuk melawan arah lipatan normal, sehingga kondisi tersebut tidak mewakili pemakaian yang disarankan. Pengujian ekstrem dapat memperlihatkan titik lemah suatu desain, tetapi tidak otomatis menggambarkan tingkat risiko bagi seluruh pengguna. Untuk menilai ketahanan iPhone Duo secara lebih menyeluruh, diperlukan pengujian berulang pada beberapa unit, dengan tingkat paparan yang terukur dan prosedur yang konsisten. Sampai data semacam itu tersedia, temuan CuriousHagi paling tepat diperlakukan sebagai indikasi kerusakan pada satu unit setelah perlakuan berat, bukan kesimpulan umum mengenai seluruh perangkat.
Temuan dari pembongkaran perangkat memunculkan dugaan bahwa kerusakan pada mekanisme engsel dapat berhubungan dengan retakan di area garis lipatan layar. Dalam skenario yang diamati, komponen engsel yang mengalami gangguan mungkin bergeser atau berubah posisi, lalu menekan bagian belakang panel layar. Tekanan dari bawah itu berpotensi menimbulkan beban pada lapisan layar yang terlipat, sehingga retakan dapat muncul atau berkembang. Dugaan ini menawarkan penjelasan mekanis yang mungkin, tetapi belum menetapkan hubungan sebab-akibat. Pembongkaran menunjukkan kondisi komponen pada unit yang diperiksa, bukan bukti bahwa setiap retakan pada iPhone Duo bermula dari kerusakan engsel.
Batasan pengujian juga penting untuk diperhatikan. Pengamatan tersebut dilakukan dalam kondisi ekstrem, yang dapat memberikan tekanan lebih besar atau berbeda dibandingkan penggunaan sehari-hari. Karena itu, hasilnya tidak serta-merta menggambarkan cara perangkat berperilaku saat digunakan secara normal, termasuk ketika dibuka dan ditutup dalam rutinitas biasa. Pengujian dalam keadaan ekstrem dapat membantu mengidentifikasi titik lemah potensial, tetapi tidak cukup untuk membuktikan bahwa mekanisme yang sama menyebabkan kerusakan pada perangkat milik pengguna. Untuk memastikan kaitannya, diperlukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut pada beragam unit, kondisi, serta pola pemakaian, disertai data yang dapat membedakan kerusakan akibat engsel dari faktor lain.
Retakan di garis lipatan dapat berkaitan dengan sejumlah keadaan pada perangkat, dan temuan pembongkaran saja belum menjelaskan seluruh kemungkinan penyebab. Dugaan tekanan dari komponen engsel sebaiknya dipahami sebagai hipotesis yang masih perlu diuji, bukan penjelasan pasti atas keluhan yang dilaporkan.






