Persib Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Igor Tolic Soroti Perjuangan Pemain

Kampus Dalami Dugaan Perundungan Mahasiswa Telkom University yang Viral

Kabupaten Bandung | Persib Bandung terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Hasil ini diraih setelah Persib mampu bangkit dari situasi sulit karena sempat tertinggal dua gol.

Dewa United lebih dahulu berada dalam posisi menguntungkan dengan keunggulan 2-0. Kondisi tersebut membuat Persib harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dalam pertandingan yang berlangsung di hadapan pendukungnya. Tekanan semakin besar karena setiap kesalahan berpotensi membuat jarak skor melebar dan memperkuat kendali lawan.

Meski demikian, Persib tidak berhenti berusaha. Tim tuan rumah perlahan memperbaiki permainan dan terus mencari celah untuk mengubah keadaan. Perjuangan tersebut akhirnya menghasilkan dua gol balasan, sehingga skor kembali imbang 2-2. Persib pun menggagalkan peluang Dewa United untuk membawa pulang kemenangan dari Stadion Si Jalak Harupat.

Skor sama kuat bertahan hingga pertandingan berakhir. Kebangkitan setelah tertinggal dua gol menjadi inti dari hasil yang diperoleh Persib pada malam tersebut. Alih-alih menyerah ketika berada dalam posisi tertekan, para pemain terus menunjukkan upaya untuk mengejar lawan dan mempertahankan peluang mendapatkan hasil positif.

Hasil imbang ini juga menggambarkan jalannya pertandingan yang berlangsung dalam dua situasi berbeda. Dewa United sempat memegang kendali melalui keunggulan dua gol, sedangkan Persib kemudian memperlihatkan respons dengan mencetak dua gol penyama kedudukan. Pertandingan berakhir tanpa pemenang, tetapi Persib berhasil menghindari kekalahan melalui perjuangan hingga menit-menit akhir laga.

Dewa United menjadi tim yang lebih dahulu mengambil keuntungan pada paruh pertama pertandingan. Sejak awal, Persib menghadapi situasi yang tidak mudah ketika lawannya mampu menciptakan keunggulan melalui dua gol. Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui masing-masing mencatatkan nama di papan skor, sehingga Dewa United menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas Persib.

Ketertinggalan tersebut menjadi ancaman serius bagi Persib, terutama karena terjadi sebelum pertandingan memasuki paruh kedua. Skor 0-2 menempatkan tim tuan rumah dalam posisi yang tertekan dan menuntut respons kuat setelah jeda. Dua gol Dewa United juga memperlihatkan bahwa Persib belum mampu mengatasi tekanan serangan yang diberikan lawannya sepanjang babak pertama.

Keunggulan Dewa United membuat jalannya pertandingan tidak berjalan sesuai harapan Persib sebagai tuan rumah. Gol dari Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui bukan sekadar memberikan keuntungan pada papan skor, tetapi juga memperbesar beban yang harus dihadapi Persib. Tuan rumah perlu mengejar defisit dua gol, sementara Dewa United memiliki modal penting untuk menjaga kendali pertandingan.

Babak pertama pun berakhir dengan Persib berada dalam keadaan sulit. Dewa United berhasil memanfaatkan peluang untuk mengambil alih momentum, sedangkan Persib harus mencari cara untuk bangkit dari ketertinggalan. Tekanan tersebut menjadi gambaran awal mengenai perjuangan yang harus dijalani para pemain Persib apabila ingin mengubah jalannya pertandingan pada paruh berikutnya.

Persib memasuki ruang ganti pada jeda pertandingan dengan situasi yang tidak mudah. Mereka tertinggal dua gol setelah menjalani babak pertama, sehingga diperlukan pembenahan agar permainan pada babak berikutnya dapat berjalan lebih baik. Evaluasi di ruang ganti menjadi bagian penting dari upaya untuk mengubah keadaan. Persib kemudian menunjukkan respons yang berbeda setelah pertandingan berlanjut.

Perubahan tersebut terlihat dari perjuangan para pemain untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan. Persib tidak membiarkan defisit dua gol menentukan hasil akhir pertandingan. Dengan semangat yang lebih kuat, mereka terus berusaha memberikan tekanan dan menciptakan peluang hingga akhirnya mampu mencetak gol. Kebangkitan itu berlangsung secara bertahap, tetapi cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.

Balsa Sekulic menjadi salah satu pemain yang mencatatkan namanya di papan skor dan membantu memperkecil ketertinggalan Persib. Gol tersebut menjaga kesempatan tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik setelah sebelumnya berada dalam posisi sulit. Persib kemudian melanjutkan perjuangannya untuk menyamakan kedudukan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil melalui gol Marc Klok. Gol itu membuat Persib berhasil mencetak dua gol setelah tertinggal dua angka pada babak pertama. Kedudukan pun berubah menjadi imbang, sehingga Persib terhindar dari kekalahan. Rangkaian ini menunjukkan bahwa pembenahan di ruang ganti diikuti oleh respons positif pada babak berikutnya. Balsa Sekulic dan Marc Klok menjadi pencetak gol yang mengantarkan kebangkitan Persib, sementara perjuangan seluruh pemain membantu tim bangkit dari keadaan tertinggal dan menyelamatkan satu poin dari pertandingan tersebut.

Usai pertandingan, pelatih Persib Igor Tolic memberikan penilaian terhadap laga yang berlangsung dramatis tersebut. Ia menyebut pertandingan itu berjalan luar biasa bagi kedua tim karena masing-masing menunjukkan intensitas tinggi dan terus berusaha mengubah keadaan hingga menit akhir. Bagi Tolic, dinamika laga memperlihatkan bahwa Persib tidak berhenti mengejar peluang meski sempat berada dalam posisi sulit.

Pelatih asal Kroasia itu menilai para pemainnya memperlihatkan kualitas mental juara setelah mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol. Respons tersebut dianggap penting karena tim harus menjaga kepercayaan diri ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana. Persib tetap berusaha bermain, mencari ruang, dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia sampai akhirnya mampu memberikan perlawanan kuat kepada Dewa United.

Tolic juga mengakui bahwa Persib mengalami kesulitan untuk menahan gempuran Dewa United, terutama pada babak pertama. Tekanan lawan membuat timnya kehilangan kendali pada beberapa momen dan akhirnya dihukum dengan dua gol. Menurut dia, situasi tersebut menjadi ujian berat bagi para pemain, tetapi mereka tidak membiarkan ketertinggalan itu menghentikan perjuangan di lapangan.

Baca juga: Api Belum Usai Perjuangan Berlanjut, Satgas Irigasi Lanud Sjamsudin Noor Terus Perkuat Upaya Padamkan Karhutla Kalsel Optimalkan Air Hingga Dinginkan Lahan Gambut