Karangasem | Radio Swara Widya Besakih merupakan salah satu nama stasiun yang tercantum dalam halaman informasi siaran Bali. Stasiun ini dikenal dengan singkatan SWIB FM, sedangkan frekuensi yang menyertainya adalah 106,8 MHz. Penyebutan nama lengkap, singkatan, dan frekuensi tersebut menjadi identitas utama yang digunakan untuk mengenali kanal radio ini dalam daftar layanan siaran Bali.
Dalam konteks informasi siaran, SWIB FM dapat dipahami sebagai kanal radio yang hadir bersama berbagai nama stasiun lain yang tercantum pada halaman terkait. Identitas Radio Swara Widya Besakih ditempatkan secara jelas melalui nama stasiun dan penanda frekuensi 106,8 MHz. Dengan demikian, pembaca dapat membedakan kanal ini dari stasiun lain berdasarkan kombinasi nama Radio Swara Widya Besakih, singkatan SWIB FM, serta angka frekuensinya.
Frekuensi 106,8 MHz menjadi bagian penting dari cara penyebutan Radio Swara Widya Besakih. Informasi tersebut tidak berdiri sebagai nama terpisah, melainkan melengkapi identitas SWIB FM dalam daftar siaran Bali. Berdasarkan keterangan yang tersedia, pengenalan terhadap stasiun ini cukup diarahkan pada tiga unsur pokok: nama Radio Swara Widya Besakih, singkatan SWIB FM, dan frekuensi 106,8 MHz.
Ketiga unsur itu memberikan gambaran ringkas mengenai posisi stasiun dalam halaman informasi siaran Bali tanpa memerlukan uraian tambahan. Nama Radio Swara Widya Besakih menunjukkan identitas stasiun, SWIB FM berfungsi sebagai bentuk singkatnya, dan 106,8 MHz menjadi frekuensi yang tercantum bersamanya. Oleh karena itu, Radio Swara Widya Besakih atau SWIB FM 106,8 MHz dapat dikenali sebagai salah satu kanal radio dalam informasi siaran Bali.
Bahan sumber mengenai Radio SWIB FM 106,8 MHz mencantumkan adanya layanan streaming sebagai salah satu bentuk akses pendengar terhadap siaran radio tersebut. Informasi ini menunjukkan bahwa halaman terkait menyediakan rujukan atau fasilitas untuk mengakses audio secara daring, sehingga pengguna dapat mencoba membuka pemutar yang tersedia melalui peramban. Layanan streaming ini menjadi bagian dari penyajian informasi Radio Swara Widya Besakih FM dalam konteks layanan siaran Bali.
Pada halaman tersebut, pemutar audio menampilkan keterangan bahwa peramban yang digunakan tidak memiliki kemampuan untuk memutar audio HTML5. Pesan ini berkaitan dengan dukungan teknis peramban terhadap format atau teknologi pemutaran audio yang digunakan oleh halaman. Dengan demikian, keterangan yang terlihat berfokus pada kemampuan perangkat lunak penjelajah internet saat mengakses pemutar, bukan pada uraian mengenai isi siaran atau program yang ditawarkan.
Pengunjung yang menemukan pesan tersebut dapat memahami bahwa halaman streaming menampilkan pemberitahuan mengenai kompatibilitas audio HTML5 pada peramban yang digunakan. Keterangan itu menjadi informasi teknis yang menyertai fasilitas pemutar audio di halaman sumber. Namun, bahan sumber tidak memberikan penjelasan tambahan tentang langkah pemecahan masalah, jenis peramban yang didukung, maupun pengaturan tertentu yang perlu diterapkan oleh pengguna.
Oleh karena itu, informasi yang dapat dicatat secara langsung adalah keberadaan layanan streaming Radio SWIB FM 106,8 MHz serta munculnya pesan bahwa peramban pengguna tidak mendukung pemutaran audio HTML5. Data tersebut tidak menjadi dasar untuk menyatakan bahwa siaran sedang berlangsung, mengalami gangguan, atau tidak tersedia. Kondisi layanan pada saat halaman dibuka juga tidak dijelaskan lebih lanjut dalam sumber. Penilaian mengenai status siaran memerlukan informasi tambahan yang tidak tercantum pada bahan rujukan tersebut.
Identitas SWIB FM 106,8 MHz pada halaman layanan siaran Bali disertai konteks informasi yang memperlihatkan cakupan wilayah dan topik. Daftar wilayah yang tercantum meliputi Badung, Bangli, Buleleng, Denpasar, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, serta Tabanan. Penyebutan wilayah tersebut membantu pembaca memahami latar geografis informasi yang dikaitkan dengan Bali, tanpa dengan sendirinya menunjukkan bahwa setiap daerah sedang memiliki berita atau program tertentu di stasiun radio tersebut.
Selain wilayah, halaman itu mencantumkan sejumlah kategori informasi. Cakupannya terdiri atas peristiwa, nasional, politik, hukum, sosial budaya, spiritual, ekonomi, pertanian, pendidikan, pariwisata, kesehatan, kuliner, olahraga, dan teknologi. Kategori-kategori ini dapat dibaca sebagai pengelompokan tema yang tersedia dalam konteks halaman, bukan sebagai konfirmasi bahwa seluruh topik tersebut telah diberitakan, sedang disiarkan, atau menjadi program khusus SWIB FM. Pemahaman tersebut penting agar identitas radio dan daftar navigasi informasi tidak disamakan.
Informasi yang menyertai identitas radio juga mencakup beberapa format multimedia. Format tersebut dapat dipahami sebagai ragam penyajian atau kanal pendukung yang melengkapi tampilan informasi, bukan sebagai bukti mengenai jenis konten tertentu. Dengan demikian, pembaca sebaiknya memisahkan tiga unsur: identitas SWIB FM sebagai radio, daftar wilayah yang menjadi konteks Bali, dan kategori serta format yang tercantum pada halaman. Pemisahan ini membuat informasi lebih akurat dan menghindari kesimpulan berlebihan tentang jadwal, narasumber, frekuensi pemberitaan, atau ketersediaan program. Dalam konteks pengenalan radio, daftar tersebut terutama menunjukkan lingkungan informasi yang menyertai halaman layanan siaran. Ia memberi gambaran luas mengenai isu dan daerah yang mungkin menjadi rujukan pembaca, tetapi tidak menggantikan verifikasi melalui siaran, arsip, atau keterangan resmi pengelola. Karena itu, setiap klaim mengenai berita, rubrik, atau program tertentu tetap memerlukan sumber tambahan yang secara langsung menjelaskannya.
Selain Radio Swara Widya Besakih FM 106,8 MHz, bahan informasi yang tersedia juga mencantumkan sejumlah kanal radio lain di Bali. Nama yang tercatat meliputi Radio Genta Bali FM 96,1, Radio Singaraja FM 92,0, dan Radio Global FM 96,5. Pencantuman tersebut memberikan gambaran bahwa pembaca dapat menemukan beberapa pilihan stasiun radio dalam satu halaman informasi. Masing-masing kanal ditampilkan bersama frekuensi yang menjadi identitas siarannya.
Radio Genta Bali FM 96,1 tercatat sebagai salah satu kanal yang dapat dikenali melalui frekuensi 96,1 MHz. Berikutnya, Radio Singaraja FM 92,0 dicantumkan dengan frekuensi 92,0 MHz, sedangkan Radio Global FM 96,5 tercatat pada frekuensi 96,5 MHz. Data tersebut berfungsi sebagai informasi pendukung bagi pembaca yang sedang melihat daftar radio dan frekuensi yang tersedia di wilayah Bali, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai program atau jadwal siaran masing-masing stasiun.
Halaman yang menjadi sumber informasi juga menampilkan lokasi Denpasar, Bali, serta penanda waktu Sabtu, 10 Oktober 2026. Keterangan lokasi dan waktu membantu menunjukkan konteks ketika informasi tersebut ditampilkan. Dengan demikian, data radio berada dalam halaman yang turut memuat informasi umum mengenai wilayah Denpasar.
Pada bagian cuaca, Denpasar ditampilkan dalam kondisi berawan dengan suhu 26,7 derajat Celsius. Kelembapan tercatat sebesar 74 persen, sementara kecepatan angin berada pada angka 3,5 km/jam. Beberapa data perkiraan cuaca lain juga tersedia secara terbatas pada sumber tersebut. Informasi cuaca ini merupakan keterangan pendukung mengenai kondisi wilayah pada waktu yang ditampilkan, sehingga perlu dibaca terpisah dari daftar kanal dan frekuensi radio. Penyebutan radio lain, lokasi, waktu, serta cuaca melengkapi informasi faktual yang tercantum pada halaman tersebut.

