JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Minggu malam. Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan penyelenggaraan final FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk rangkaian upacara penutupan yang akan berlangsung di stadion nasional tersebut.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kesiapan SUGBK menjelang partai puncak. Aspek stadion, fasilitas pendukung, serta kebutuhan penyelenggaraan pertandingan menjadi perhatian dalam agenda tersebut. Kehadiran langsung Presiden FIFA dan pimpinan PSSI menunjukkan pentingnya kesiapan venue dalam mendukung kelancaran kompetisi sepak bola antarnegara di kawasan ASEAN.
Infantino tiba di Indonesia melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu sore WIB. Setelah mendarat, ia melanjutkan perjalanan menuju SUGBK bersama Erick Thohir. Kedatangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung terhadap lokasi yang akan menjadi pusat perhatian publik pada laga final dan upacara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026.
Stadion Utama Gelora Bung Karno memiliki posisi strategis dalam agenda olahraga internasional di Indonesia. Karena itu, kesiapan arena tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan, tetapi juga mencakup rangkaian acara resmi yang menyertai penutupan turnamen. Peninjauan bersama ini menjadi kesempatan bagi FIFA dan PSSI untuk melihat secara langsung kondisi stadion serta memastikan berbagai kebutuhan utama telah dipersiapkan sesuai standar yang diperlukan.
Agenda tersebut juga menegaskan koordinasi FIFA dan PSSI dalam menyambut pertandingan penentu. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pemeriksaan venue menjadi langkah penting untuk memastikan final dapat berlangsung aman, tertib, dan berkelas internasional. SUGBK diharapkan mampu memberikan dukungan terbaik bagi pertandingan puncak sekaligus menghadirkan upacara penutupan yang layak bagi FIFA ASEAN Cup 2026.
Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah memasuki kompleks stadion melalui royal box. Peninjauan ini menjadi bagian dari agenda untuk melihat secara dekat kondisi fasilitas yang akan digunakan dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026. Bersama pihak terkait, Infantino mengamati sejumlah bagian penting stadion yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan pertandingan serta kenyamanan penonton.
Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah tribun penonton. Area tersebut menjadi perhatian karena akan menampung para pendukung yang menyaksikan laga puncak turnamen. Selain tribun, Infantino juga memeriksa pencahayaan stadion untuk memastikan fasilitas penerangan termasuk dalam kesiapan yang diperhatikan menjelang pertandingan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari peninjauan menyeluruh terhadap sarana SUGBK yang akan mendukung jalannya final.
Rumput lapangan turut menjadi bagian dari fasilitas yang diperiksa oleh Presiden FIFA. Lapangan merupakan elemen utama dalam penyelenggaraan pertandingan, sehingga kondisinya ikut ditinjau dalam kunjungan tersebut. Rangkaian pengecekan terhadap tribun penonton, pencahayaan stadion, dan rumput lapangan dimaksudkan untuk memastikan final turnamen pertama di Asia Tenggara yang masuk kalender FIFA dapat berlangsung dengan baik tanpa kendala. Peninjauan ini juga menunjukkan perhatian terhadap kesiapan SUGBK sebagai lokasi pertandingan berlevel internasional.
Selama peninjauan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Erick Thohir memaparkan berbagai persiapan panitia kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Penjelasan tersebut mencakup kesiapan fasilitas pertandingan, pengaturan alur kedatangan penonton, koordinasi keamanan, hingga dukungan teknis untuk memastikan seluruh rangkaian final FIFA ASEAN Cup 2026 berjalan tertib. Erick juga menyampaikan bahwa setiap unsur penyelenggaraan terus diperiksa dan diselaraskan dengan standar pertandingan internasional.
Ia memastikan Jakarta dan SUGBK siap menjadi tuan rumah laga final yang mempertemukan Indonesia dan Thailand. Pernyataan itu menegaskan kepercayaan panitia terhadap kesiapan ibu kota, stadion, serta seluruh pihak yang terlibat. Koordinasi lintas lembaga menjadi salah satu prioritas agar kebutuhan tim, perangkat pertandingan, media, tamu undangan, dan penonton dapat dilayani secara baik sejak sebelum pertandingan dimulai hingga acara berakhir.
Persiapan juga diarahkan pada kelancaran akses dan kenyamanan puluhan ribu penonton yang diperkirakan memenuhi stadion. Pengaturan pintu masuk, pemeriksaan keamanan, arus pergerakan suporter, serta kesiapan layanan di area stadion menjadi bagian penting dari rencana operasional. Panitia diharapkan mampu menjaga keseimbangan suasana pertandingan yang antusias dan pelaksanaan prosedur keselamatan secara konsisten.
Kehadiran penonton dalam jumlah besar diharapkan menciptakan atmosfer meriah bagi laga puncak. Dukungan suporter Indonesia dan Thailand dapat menambah energi pertandingan sekaligus memperlihatkan semangat olahraga di kawasan ASEAN. Kemeriahan tersebut juga diharapkan berlanjut dalam upacara penutupan turnamen, yang menjadi penanda berakhirnya kompetisi serta bagian dari pengalaman bagi para pemain, tamu, dan masyarakat yang hadir langsung di SUGBK.
Melalui peninjauan bersama Infantino, kesiapan teknis dan penyelenggaraan dapat dilihat secara langsung. Erick menegaskan bahwa panitia akan terus melakukan penyempurnaan hingga hari pertandingan agar final berlangsung aman, lancar, dan berkesan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Jakarta diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan final yang mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah ajang sepak bola regional.
Agenda peninjauan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ditutup dengan momen kebersamaan Presiden FIFA Gianni Infantino dan panitia pertandingan. Setelah memastikan kesiapan stadion untuk menggelar partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026, Infantino menyempatkan diri berfoto bersama para panitia yang terlibat dalam persiapan pertandingan. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda yang menegaskan perhatian FIFA terhadap penyelenggaraan turnamen di Indonesia.
Dalam sesi foto itu, Infantino mengajak panitia untuk berpose bersama sambil mengucapkan, “thumbs up! Thumbs up!”. Ajakan tersebut menciptakan suasana akrab dan positif di tengah persiapan menuju pertandingan final. Kebersamaan itu juga memperlihatkan dukungan terhadap kerja panitia yang telah menyiapkan berbagai kebutuhan pertandingan di SUGBK, termasuk kesiapan area stadion untuk menerima pemain, ofisial, tamu undangan, dan penonton.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1 dijadwalkan mempertemukan Indonesia dan Thailand. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Senin, 5 Oktober, pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Jadwal ini menjadi penanda puncak kompetisi sekaligus momen penting bagi kedua tim untuk memperebutkan gelar juara.
Partai final itu juga akan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden menambah perhatian terhadap pertandingan yang mempertemukan Indonesia dan Thailand tersebut. Dengan stadion yang telah ditinjau oleh Infantino dan Erick Thohir, seluruh agenda kini mengarah pada pelaksanaan laga final sesuai jadwal. Momen foto bersama panitia dan seruan “thumbs up! Thumbs up!” turut menutup rangkaian peninjauan dengan suasana optimistis menjelang kick-off.



