Kota Batu | Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himperra 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (10/10). Himperra Usul Rumah Subsidi hingga Rp500 Juta, Dorong Evaluasi Bunga KPR dan Perizinan Nanang Wijayanto Minggu, 11 Oktober 2026 – 20:48 WIBloading…
Keterangan yang tercatat menyebut Ari mengatakan kebijakan perumahan perlu menyesuaikan kebutuhan pasar, daya beli masyarakat, dan tantangan yang dihadapi pengembang. Menurut dia, batas harga rumah subsidi hingga Rp500 juta dapat memperluas pilihan hunian dari sisi desain, kualitas, dan lokasi, termasuk bagi generasi muda serta masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal lebih dekat dengan pusat aktivitas perkotaan. Demand-nya yang bikin pusing, karena itu perlu keberpihakan pemerintah yang lebih lagi," ujar Ari, yang juga menjabat sebagai CEO Riscon Group.
Data lain dalam laporan menunjukkan Asosiasi pengembang tersebut juga mendorong integrasi perizinan perumahan di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat."Intinya pengembang membutuhkan kepastian untuk membangun, sementara calon pembeli membutuhkan dukungan agar dapat mengakses pembiayaan dengan mudah dan cepat," kata Ketua Umum Himperra Ari Tri Priyono dalam keterangan tertulis dikutip pada Minggu (11/10/2026). Untuk segmen tersebut, Himperra mengusulkan skema bunga sekitar 6–8%, lebih tinggi dibandingkan bunga tetap KPR subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah tapak yang selama ini sebesar 5%. Selain memperluas batas harga, Himperra mendorong evaluasi skema bunga KPR subsidi, termasuk opsi penerapan bunga tetap selama 10 tahun pertama pada skema tertentu. Evaluasi tersebut, menurut Ari, perlu mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi debitur dan pola pelunasan kredit agar penggunaan dana pemerintah semakin efektif, tanpa mengurangi keberlanjutan pembiayaan dan perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).Himperra juga mengusulkan agar anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah untuk 100.000 unit dapat dipertimbangkan untuk dialihkan ke skema FLPP. Ari mengusulkan insentif pemerintah sebesar Rp20 juta per unit untuk mengurangi harga rumah subsidi, sehingga beban pembelian bagi MBR dapat lebih ringan, terutama dalam memenuhi kebutuhan uang muka dan angsuran."Penjualan rumah subsidi terus terang tahun ini anjlok cukup dalam karena daya beli MBR yang melemah.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup A A A JAKARTA – Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) mengusulkan perluasan batas harga rumah subsidi hingga Rp500 juta disertai evaluasi skema bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dan penyesuaian pemanfaatan anggaran pemerintah untuk mendorong penjualan hunian bersubsidi.
Bersama Menteri PKP, Mendagri Lepas 125 Truk Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo Hal itu disampaikan di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himperra 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (10/10). Halaman :12 Lihat Juga : KPR Subsidi 6% Diingatkan Jangan Sampai Cuma Untungkan Pengembang Perumnas Hadirkan Hunian Subsidi Terintegrasi bagi MBR di Perkotaan Follow WhatsApp Channel untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow
Baca juga: Kementerian PKP Dorong Palembang Percepat Penanganan 3.067 Rumah Tidak Layak Huni | Warga Pagaralam Kelimpungan Cari LPG, YLKI Soroti Dugaan Gas Subsidi Mengalir ke Jarai

