Gempa M3,5 Tercatat di Selatan Jember pada Rabu Sore

Gempa M3,5 Tercatat di Selatan Jember pada Rabu Sore

Kabupaten Jember | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 tercatat terjadi di wilayah selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Peristiwa tersebut berlangsung pada sore hari waktu Indonesia Barat (WIB), berdasarkan informasi pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Catatan tersebut menempatkan Jember sebagai wilayah yang menjadi lokasi kejadian gempa pada waktu tersebut. Besaran magnitudo 3,5 merupakan angka yang digunakan untuk menyatakan kekuatan gempa berdasarkan hasil pengukuran seismik. Informasi ini menjadi keterangan awal mengenai aktivitas kegempaan yang tercatat di selatan Jember.

BMKG mencatat kejadian itu dalam pemantauan gempa bumi pada Rabu sore. Penyebutan waktu dalam Waktu Indonesia Barat penting untuk memberikan konteks bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur dan daerah lain yang mengikuti perkembangan informasi kebencanaan pada hari yang sama.

Berita mengenai gempa M3,5 di selatan Jember ini disampaikan secara faktual berdasarkan data BMKG. Rincian utama yang telah diketahui mencakup lokasi kejadian di Kabupaten Jember, kekuatan gempa sebesar magnitudo 3,5, serta waktu pencatatan pada Rabu sore, 14 Oktober 2026. Informasi tersebut menjadi dasar awal untuk mengetahui adanya aktivitas gempa bumi di kawasan Jember tanpa menambahkan keterangan lain di luar data yang tersedia.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terasa di wilayah selatan Jember terjadi pada Rabu sore, tepatnya pukul 15.11 WIB. Waktu tersebut menjadi acuan pencatatan kejadian, sehingga informasi mengenai gempa dapat dibedakan secara jelas dari laporan getaran susulan atau pembaruan kondisi yang mungkin muncul setelahnya.

BMKG menyebut sumber gempa berada di laut, sekitar 281 kilometer di selatan Jember, Jawa Timur. Posisi tersebut menunjukkan bahwa pusat kejadian tidak berada di daratan Jember, melainkan di kawasan perairan di sebelah selatan wilayah tersebut. Penyebutan arah dan jarak ini membantu menggambarkan lokasi sumber gempa secara geografis sekaligus memberikan konteks terhadap wilayah yang menjadi rujukan laporan.

Selain waktu dan jarak dari Jember, hasil analisis BMKG mencatat kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer. Angka kedalaman itu diukur dari permukaan bumi hingga titik sumber gempa di bawah dasar laut. Informasi mengenai kedalaman merupakan bagian penting dalam membaca karakteristik suatu kejadian, karena lokasi sumber di bawah permukaan dapat memengaruhi bagaimana energi gempa merambat menuju wilayah di sekitarnya.

Dengan demikian, data utama dari BMKG menempatkan kejadian tersebut pada pukul 15.11 WIB, dengan pusat gempa berada di laut sekitar 281 kilometer di selatan Jember, Jawa Timur, dan kedalaman 10 kilometer. Rangkaian informasi ini mencakup waktu kejadian, arah serta jarak pusat gempa dari lokasi rujukan, dan kedalaman sumbernya. Seluruh data tersebut menjadi dasar analisis awal terhadap gempa berkekuatan M3,5 yang tercatat pada Rabu sore.

Informasi awal BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 3,5 di wilayah selatan Jember pada Rabu, 14 Oktober 2026. Peristiwa tersebut tercantum dalam pembaruan data yang diterbitkan untuk memberikan gambaran teknis awal mengenai kejadian seismik yang terdeteksi pada waktu tersebut. Angka magnitudo 3,5 menjadi parameter utama yang dicantumkan dalam informasi BMKG.

Berdasarkan keterangan waktu pada catatan tersebut, gempa tercatat pada 14 Oktober 2026 pukul 15.11.31 WIB. Penulisan waktu hingga satuan detik menunjukkan waktu perekaman sebagaimana tercantum dalam informasi awal. Data ini menjadi penanda kronologis untuk kejadian yang dilaporkan pada Rabu sore, tanpa menambahkan keterangan lain di luar parameter yang disampaikan BMKG.

Lokasi sumber gempa dalam informasi awal berada pada koordinat 10,68 derajat lintang selatan dan 113,18 derajat bujur timur. Koordinat tersebut digunakan untuk menunjukkan posisi geografis titik kejadian yang tercatat oleh sistem pemantauan BMKG. Selain lokasi dan waktu, catatan teknis itu juga mencantumkan kedalaman gempa sebesar 10 kilometer.

Dengan demikian, rincian dasar yang tersedia dalam informasi BMKG meliputi magnitudo 3,5, waktu pencatatan pada 14 Oktober 2026 pukul 15.11.31 WIB, koordinat 10,68 derajat lintang selatan dan 113,18 derajat bujur timur, serta kedalaman 10 kilometer. Seluruh keterangan tersebut merupakan data awal BMKG mengenai gempa yang tercatat di selatan Jember. Pembaruan berikutnya, apabila diterbitkan, dapat menjadi rujukan untuk perubahan atau pemutakhiran data teknis.

Hingga informasi ini disusun, belum tersedia laporan mengenai dampak yang ditimbulkan oleh gempa berkekuatan magnitudo 3,5 yang tercatat di wilayah selatan Jember pada Rabu sore. Informasi tentang adanya kerusakan bangunan, gangguan fasilitas umum, maupun dampak lain akibat peristiwa tersebut juga belum disampaikan dalam laporan awal.

Data yang tersedia masih berfokus pada parameter kejadian gempa, termasuk waktu, lokasi, kedalaman, dan kekuatannya. Oleh karena itu, belum ada keterangan lebih lanjut yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi di sekitar wilayah yang disebutkan. Perkembangan informasi mengenai dampak dan kerusakan tetap bergantung pada laporan serta pembaruan data dari pihak terkait.

BMKG menjelaskan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Data tersebut kemudian dapat mengalami perubahan apabila hasil pengolahan semakin lengkap dan informasi yang tersedia bertambah. Karena itu, parameter maupun keterangan dalam laporan awal masih dapat diperbarui sesuai perkembangan analisis BMKG. Sampai pembaruan berikutnya tersedia, belum ada informasi resmi mengenai dampak atau kerusakan akibat gempa tersebut.

Baca juga: Hercules TNI AU Mendarat di Lanud Sjamsudin Noor Bawa Kekuatan Baru dari Kemhan RI, Penanganan Karhutla Kalimantan Selatan Kian Diperkuat | Tiga Ton NaCl Disemai dari Udara, Lanud Sjamsudin Noor Dukung OMC Tekan Karhutla Kalimantan Selatan | Menembus Langit Banua, Hercules TNI AU Bawa Bantuan Presiden RI untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan