Bandung | Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Dewa United pada pekan keempat Super League. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Selasa malam, 11 Oktober, waktu Indonesia Barat, tersebut berakhir dengan skor 2-2. Hasil ini membuat Persib gagal memetik kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri, meskipun bermain sebagai tuan rumah.
Dewa United datang sebagai tim tamu dan mampu memberikan tekanan serius sejak pertandingan dimulai. Wakil dari Tangerang Selatan itu bahkan berhasil membangun keunggulan dua gol atas Persib. Situasi tersebut membuat tuan rumah berada dalam posisi sulit karena harus mengejar ketertinggalan di hadapan publik Stadion Si Jalak Harupat. Keunggulan tim tamu juga menunjukkan bahwa pertandingan berjalan kompetitif dan tidak mudah dikendalikan oleh Persib.
Persib kemudian menunjukkan respons dengan berusaha memperbaiki permainan serta meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil karena tim berjuluk Maung Bandung mampu mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan. Perubahan skor menjadi 2-2 menjaga peluang Persib untuk meraih kemenangan, tetapi hingga laga berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Dengan hasil imbang ini, Persib belum mampu mengamankan tiga poin dari pertandingan kandang pada pekan keempat. Sementara itu, Dewa United dapat membawa pulang satu angka setelah sempat unggul dua gol. Pertandingan tersebut sekaligus memperlihatkan perjuangan Persib untuk bangkit dari situasi sulit, walaupun kebangkitan itu belum cukup untuk menghasilkan kemenangan di kandang sendiri.
Babak pertama memperlihatkan Dewa United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Sejak awal pertandingan, tim berjuluk Tangsel Warriors itu berusaha membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan cepat di area sayap. Persib sempat memberikan perlawanan dengan menjaga penguasaan bola, tetapi organisasi pertahanan Dewa United membuat sejumlah upaya serangan belum menghasilkan ancaman berarti. Situasi tersebut berubah ketika Dewa mampu memaksimalkan kemelut di kotak penalti.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-23 melalui Egy Maulana Vikri. Bermula dari bola yang tidak berhasil diamankan dengan sempurna setelah terjadi perebutan di dalam kotak penalti Persib, bola liar kemudian mengarah kepada Egy. Pemain tersebut bergerak cepat membaca situasi dan langsung menyambarnya menggunakan kaki kanan. Tembakannya meluncur melewati penjagaan pemain Persib dan membuat kiper Teja Paku Alam tidak mampu mencegah bola bersarang di gawangnya. Keunggulan 1-0 membuat Dewa United semakin percaya diri dalam mengendalikan tempo permainan.
Persib berupaya merespons dengan meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal. Namun, beberapa percobaan yang dibangun dari lini tengah belum mampu membongkar pertahanan Dewa United secara konsisten. Ketika Persib masih mencari celah untuk menyamakan kedudukan, Dewa justru kembali memperoleh momentum pada masa injury time babak pertama. Noah Sadaoui melepaskan tembakan terarah yang mengarah ke gawang Persib. Teja Paku Alam kembali harus memungut bola dari gawangnya, sehingga Dewa United menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Dua gol tersebut menempatkan Persib dalam tekanan besar sebelum memasuki paruh kedua pertandingan.
Persib menunjukkan respons cepat setelah memasuki babak kedua dalam pertandingan melawan Dewa United. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim tuan rumah tidak membiarkan ketertinggalan dua gol memengaruhi intensitas permainan. Sejak peluit babak kedua dibunyikan, Persib berusaha meningkatkan tekanan melalui sirkulasi bola yang lebih cepat dan pergerakan pemain yang lebih agresif di area pertahanan lawan.
Tekanan tersebut mulai membuahkan hasil pada menit ke-51. Striker Balsa Sekulic dijatuhkan di dalam kotak penalti, sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Persib. Sekulic kemudian mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menaklukkan penjaga gawang Dewa United, Sonny Stevens, dan mengubah skor menjadi 1-2.
Gol itu memberikan dorongan besar bagi Persib, baik dari sisi mental maupun permainan. Dukungan suporter di stadion semakin bergemuruh, sementara para pemain tuan rumah langsung kembali menekan untuk mencari gol penyeimbang. Dewa United yang sebelumnya mampu mengendalikan pertandingan mulai kesulitan mempertahankan organisasi pertahanannya.
Hanya tiga menit setelah gol penalti tersebut, Persib akhirnya menyamakan kedudukan. Marc Klok melepaskan tembakan first time dari luar kotak penalti setelah menerima bola dalam situasi yang menguntungkan. Sepakannya meluncur keras dan akurat hingga menggetarkan gawang Sonny Stevens. Skor berubah menjadi 2-2 pada menit ke-54, sekaligus menegaskan kebangkitan Persib yang mampu mencetak dua gol dalam waktu singkat.
Perubahan skor itu mengubah arah pertandingan secara signifikan. Persib memperoleh momentum dan kembali tampil lebih percaya diri, sedangkan Dewa United harus menata ulang pertahanannya untuk meredam gelombang serangan tuan rumah. Dua gol dalam tiga menit tersebut juga memperlihatkan ketahanan mental Persib dalam menghadapi tekanan setelah tertinggal jauh sejak babak pertama.
Memasuki fase akhir pertandingan, permainan berlangsung semakin terbuka. Persib berusaha memanfaatkan momentum setelah berhasil menyamakan kedudukan, sementara Dewa United tidak mengendurkan tekanan untuk kembali unggul. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan melalui sisi sayap maupun area tengah lapangan. Perubahan tempo itu membuat pertandingan berjalan lebih dinamis, dengan setiap kesalahan kecil berpotensi melahirkan peluang berbahaya di depan gawang.
Dewa United sempat memperoleh kesempatan emas pada menit ke-65 melalui skema serangan balik cepat. Marukawa menjadi pemicu aksi tersebut setelah berhasil merebut bola dari penguasaan Marc Klok. Pemain Dewa United itu kemudian membawa bola ke area menyerang sebelum mengirimkan umpan kepada Denilson yang berada di dalam kotak penalti. Denilson mendapatkan ruang untuk menyelesaikan peluang tersebut, tetapi sontekannya justru melebar di sisi kiri gawang Persib. Kesempatan itu menjadi salah satu momen penting bagi Dewa United untuk kembali memimpin pertandingan.
Persib juga terus mencoba membangun serangan guna mencetak gol kemenangan. Beberapa upaya dilakukan dengan meningkatkan intensitas pressing dan mengalirkan bola lebih cepat ke lini depan. Dewa United merespons dengan menjaga kedisiplinan pertahanan sembari mencari celah melalui transisi menyerang. Situasi tersebut membuat pertandingan tetap sulit diprediksi hingga menit-menit terakhir karena kedua kesebelasan masih memiliki peluang untuk mengubah hasil.
Meski tekanan terus berdatangan dari kedua kubu, tidak ada lagi gol yang tercipta setelah peluang Denilson tersebut. Persib dan Dewa United sama-sama berusaha memaksimalkan sisa waktu, tetapi penyelesaian akhir dan pertahanan masing-masing tim mampu menjaga gawang tetap aman. Hingga wasit meniup peluit akhir, skor 2-2 tetap bertahan, sekaligus memastikan kedua tim harus puas berbagi angka setelah pertandingan yang berlangsung sengit.

