Persib Bangkit Dramatis di Thailand, Igor Tolic Soroti Kecerdasan Pemain

Persib Bangkit Dramatis di Thailand, Igor Tolic Soroti Kecerdasan Pemain

BANDUNG, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Persib Bandung mengawali perjalanan di Grup B ASEAN Club Championship 2026-2027 dengan kemenangan dramatis. Maung Bandung menundukkan Port FC dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Kamis, 8 Oktober 2026. Laga tersebut dimulai pada pukul 19.00 WIB dan menghadirkan persaingan ketat sejak menit pertama.

Hasil ini terasa istimewa karena Persib sempat berada dalam posisi sulit. Wakil Indonesia tersebut tertinggal dari Port FC hingga memasuki menit ke-85, sehingga peluang untuk membawa pulang poin penuh sempat terlihat semakin kecil. Namun, para pemain Persib tidak kehilangan keyakinan dan terus berusaha menjaga intensitas permainan di tengah tekanan waktu.

Perubahan besar terjadi pada fase akhir pertandingan. Persib mampu memanfaatkan momentum, meningkatkan agresivitas serangan, lalu membalikkan keadaan secara cepat. Tiga gol pada penghujung laga mengubah jalannya pertandingan sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi tim asuhan Igor Tolic. Kebangkitan tersebut memperlihatkan ketahanan mental skuad Bandung saat menghadapi situasi yang tidak menguntungkan.

Kemenangan di Thailand juga menjadi modal penting bagi Persib untuk menjalani persaingan Grup B. Selain mengamankan tiga poin, hasil itu menunjukkan kemampuan tim dalam mempertahankan fokus sampai peluit akhir. Performa para pemain pada menit-menit krusial menjadi sorotan, terutama karena mereka tetap mampu mengambil keputusan yang tepat ketika pertandingan berada dalam tekanan tinggi. Persib kini membawa kepercayaan diri lebih besar untuk menghadapi agenda berikutnya di ASEAN Club Championship.

Port FC menjadi tim yang lebih dahulu berada di atas angin dalam pertandingan melawan Persib di Thailand. Keunggulan tersebut hadir pada babak kedua, ketika Jude Soonsup-Bell berhasil mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-66. Gol itu mengubah kedudukan dan memberikan keuntungan penting bagi tuan rumah dalam pertandingan tersebut.

Gol dari titik penalti membuat Port FC mampu memimpin ketika laga memasuki fase yang semakin menentukan. Sebagai tim tuan rumah, mereka mendapatkan momentum untuk mempertahankan keunggulan setelah berhasil membuka skor. Sementara itu, Persib harus segera merespons keadaan karena kedudukan tidak lagi berpihak kepada mereka.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Bermain di markas lawan, klub asal Bandung itu harus mengejar ketertinggalan setelah Port FC mencetak gol pada menit ke-66. Tekanan untuk menyamakan kedudukan pun muncul pada saat pertandingan memasuki bagian penting, dengan waktu yang tersedia semakin terbatas.

Keunggulan Port FC melalui penalti Jude Soonsup-Bell menempatkan Persib dalam posisi sulit. Mereka tidak hanya perlu menghadapi keunggulan skor tuan rumah, tetapi juga harus berusaha mengubah jalannya pertandingan di kandang lawan. Gol itu menjadi titik penting yang membuat perjuangan Persib semakin berat sebelum mampu memberikan respons pada sisa pertandingan.

Persib menunjukkan kebangkitan dramatis pada fase akhir pertandingan di Thailand. Hingga memasuki menit ke-85, tim asuhan Igor Tolic masih berada dalam posisi tertinggal dan menghadapi ancaman kehilangan poin. Waktu yang tersisa semakin terbatas, sementara lawan berada dalam situasi yang lebih menguntungkan. Namun, keadaan tersebut tidak membuat para pemain Persib kehilangan fokus. Mereka tetap menjaga kepercayaan diri dan terus berupaya mengubah jalannya pertandingan. Dalam rentang waktu yang sangat singkat, situasi pertandingan berubah secara drastis dari tekanan menjadi peluang untuk meraih kemenangan.

Perubahan pertama terjadi pada menit ke-86. Mariano Peralta mencetak gol yang membuat skor kembali imbang. Gol tersebut menjadi titik penting bagi Persib karena hadir hanya beberapa saat setelah tim berada dalam posisi tertinggal. Kedudukan yang semula merugikan berubah menjadi modal untuk membangun momentum baru. Persib kemudian memanfaatkan sisa waktu dengan terus mempertahankan intensitas permainan. Hasil imbang belum menjadi akhir dari perjuangan, sebab para pemain masih menunjukkan ambisi untuk membalikkan keadaan sebelum pertandingan selesai.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-90+1 ketika Berguinho membawa Persib berbalik unggul. Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, klub asal Bandung itu bertransformasi dari tim yang tertinggal menjadi pihak yang memimpin pertandingan. Keunggulan tersebut kemudian dipastikan pada menit ke-90+6 melalui gol Luka Menalo. Dengan tambahan gol itu, Persib menutup laga dengan kemenangan 3-1. Rangkaian tiga gol dalam waktu singkat memperlihatkan betapa cepat hasil pertandingan dapat berubah, sekaligus menegaskan ketahanan mental tim dalam menghadapi situasi sulit hingga peluit akhir.

Pelatih Persib, Igor Tolic, menyampaikan kepuasan atas penampilan tim setelah melewati pertandingan di Thailand. Pria asal Kroasia itu menilai para pemain menunjukkan daya juang yang sangat luar biasa, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam situasi yang tidak mudah. Menurutnya, respons tersebut mencerminkan karakter skuad yang tidak mudah menyerah dan terus berusaha mencari solusi hingga akhir laga.

Tolic juga memberikan apresiasi khusus kepada Menalo serta rekan-rekannya. Ia melihat kelompok pemain Persib memiliki kecerdasan dalam membaca jalannya pertandingan. Penilaian itu muncul karena para pemain mampu mengubah situasi dalam waktu singkat, bukan hanya melalui kerja keras, tetapi juga lewat keputusan yang tepat ketika menghadapi perubahan permainan.

Hal yang paling diapresiasi Tolic adalah kemampuan skuad untuk beradaptasi. Para pemain dinilai tidak terpaku pada satu pola ketika kondisi di lapangan menuntut pendekatan berbeda. Mereka dapat memahami kebutuhan pertandingan, menyesuaikan peran, dan menjalankan instruksi dengan cepat sehingga Persib tetap mampu menjaga persaingan di tengah tekanan.

Pelatih tersebut juga menyoroti kemampuan anak asuhnya dalam mengubah sistem di tengah pertandingan. Perubahan itu dilakukan berdasarkan kebutuhan situasi, tanpa menghilangkan keseimbangan permainan tim. Bagi Tolic, kemampuan berpindah dari satu sistem ke sistem lain menunjukkan bahwa pemain tidak sekadar mengikuti instruksi, tetapi memahami alasan di balik setiap penyesuaian taktik.

Pujian itu menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi seluruh pemain, bukan hanya mereka yang mencatatkan peran penting dalam momen tertentu. Tolic menilai respons kolektif, pemahaman taktik, dan kemauan untuk terus berjuang menjadi unsur penting dalam kebangkitan Persib di Thailand. Sikap tersebut sekaligus memperlihatkan fondasi yang ingin dibangun sang pelatih bersama tim.