Isra’ Mi’raj awal kewajiban sholat dan penting nya adab kepada guru disekolah

MA Nahjatus Sholihin menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Senin (19/1). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa MA Nahjatus Sholihin, serta Bapak Ibu guru pengajar, dengan mengambil tema “Sejak kapan sholat maqtubah dilakukan, dan penting nya adab kepada guru disekolah”.

 

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting bagi umat Islam untuk kembali merenungi salah satu perintah terbesar dalam agama, yaitu sholat. Peristiwa agung ini bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi tonggak sejarah ditetapkannya sholat lima waktu (sholat maktubah) sebagai kewajiban bagi setiap muslim.

Sejak Kapan Sholat Maktubah Diperintahkan?

Sholat maktubah mulai diwajibkan pada malam Isra Mi’raj, sekitar tahun ke-10 kenabian, ketika Rasulullah SAW diangkat dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Dalam peristiwa tersebut, Allah SWT langsung memerintahkan sholat kepada Rasulullah SAW tanpa perantara malaikat. Awalnya, sholat diwajibkan sebanyak 50 kali sehari semalam, hingga akhirnya diringankan menjadi lima waktu, namun dengan pahala setara 50 sholat.

Hal ini menunjukkan betapa istimewanya sholat dalam kehidupan seorang muslim. Sholat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membentuk pribadi yang berakhlak mulia “tutur DR.KH Muhammad Faqih Mudawam Hadinagoro,M.Pd.I, yang juga menjabat sebagai ketua MUI Kab.Rembang”

 

Acara kemudian diisi oleh KH.Muhtadi Mudawam, beliau menerangkan pentingnya adab kepada guru disekolah akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan penuh keberkahan. Sikap sederhana seperti menyapa guru, mendengarkan saat guru mengajar, serta menjalankan nasihat dengan ikhlas merupakan cerminan dari nilai-nilai sholat dalam kehidupan nyata.Beliau juga menuturkan membangun hubungan baik dengan guru adalah bentuk perwujudan akhlak mulia.

 

Melalui peringatan Isra Mi’raj di sekolah, kita diingatkan bahwa sholat maktubah adalah kewajiban yang ditetapkan langsung oleh Allah SWT dan menjadi tiang agama. Lebih dari itu, sholat harus mampu membentuk pribadi pelajar yang berakhlak mulia, termasuk dalam membangun hubungan yang baik dan penuh hormat kepada guru. Semoga peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperbaiki kualitas sholat dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *